Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Nyatakan Kesedihan Atas Tenggelamnya Migran di Lepas Pantai Yaman


Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Foto:dok)

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan sangat sedih karena tenggelamnya migran di lepas pantai Yaman.

Hampir 300 migran dari Ethiopia dan Somalia disuruh berenang ke pantai dari dua perahu secara terpisah Rabu (9/8) dan Kamis (10/8).

Organisasi Internasional Urusan Migrasi mengatakan sedikitnya 56 migran tenggelam, dan banyak dari mereka dikubur di tempat dangkal di pantai di provinsi Shabwa bagian selatan Yaman oleh orang-orang yang selamat . Para penyelundup manusia itu, sering bersenjata lengkap, takut berlayar terlalu dekat dengan daratan karena mereka yakin pihak berwenang sedang menunggu mereka, karena itu mereka memaksa para migran itu terjun ke laut dan berenang ke pantai.

Paling sedikit 65 orang masih hilang dan yang selamat telah menghilang dari pantai.

Juru bicara Guterres mengatakan hari Kamis, Sekjen PBB menekankan bahwa masyarakat internasional harus memprioritaskan usaha mencegah krisis-krisis yang menyebabkan pengungsian manusia secara besar-besaran dan menghadapkan mereka pada bahaya.

Juru bicara itu mengatakan : “Kita juga harus meningkatkan cara-cara legal bagi migrasi biasa dan alternatif-alternatif lain daripada penyeberangan berbahaya itu bagi orang-orang yang memerlukan perlindungan internasional.”

Para pejabat migrasi PBB menyediakan bantuan darurat pangan, tempat penampungan dan medis kepada orang-orang yang selamat dan berada di pantai Yaman.

Mereka mengatakan, sangat terkejut mendengar umur rata-rata orang yang tenggelam adalah 16 tahun. (sp/ii)

XS
SM
MD
LG