Tautan-tautan Akses

Sedikitnya 7 Tewas Akibat Gempa Bumi di Kroasia


Pemandangan sisa-sisa mobil yang tertutup puing dan bangunan yang rusak akibat gempa bumi di Petrinja, Kroasia, Selasa, 29 Desember 2020. (Foto: AP)

Tim-tim penyelamat semalaman bekerja setelah gempa kuat di Kroasia Tengah menewaskan sedikitnya tujuh orang, mencederai lebih dari 20 lainnya serta menghancurkan bangunan-bangunan.

PM Andrej Plenkovic, Selasa (29/12), malam mengatakan para pejabat memperkirakan jumlah korban tewas akan bertambah.

Kota Petrinja paling parah diguncang gempa berkekuatan 6,4 itu. Gempa tersebut terjadi hanya sehari setelah gempa berkekuatan 5,2 melanda daerah yang sama.

Banyak orang yang melewatkan waktu Selasa malam di luar rumah, khawatir gempa lainnya akan mengguncang bangunan yang sudah rusak.

“Bagian terbesar Petrinja Tengah berada dalam zona merah, yang berarti sebagian besar bangunan tidak dapat digunakan,” kata Plenkovic sewaktu ia dan beberapa menteri tiba di Petrinja setelah gempa itu.

Militer membantu upaya-upaya penyelamatan, dan Plenkovic mengatakan ada tempat bagi 500 orang untuk tidur di barak-barak.

Dinas Penyelamatan Gunung Kroasia menyatakan para petugas dibantu anjing pelacak telah menyelamatkan enam orang dari reruntuhan.

Uni Eropa mengirim bantuan hari Rabu (30/12), sementara pemimpin manajemen krisis Uni Eropa Janez Lenarcic dijadwalkan mengunjungi Petrinja.

“Sekarang ini, sebagian besar tenda musim dingin, pemanas listrik, tempat tidur dan kantong tidur dibutuhkan selain peti-peti kemas untuk tempat tinggal,” cuit Lenarcic.

Para pejabat menyatakan korban tewas di antaranya remaja perempuan berusia 12 tahun di Petrinja, kota berpenduduk sekitar 25 ribu. Enam lainnya tewas di desa-desa sekitar, sementara 26 orang diopname.

Gempa itu dirasakan hingga sejauh di Wina, Austria, dan negara tetangganya, Slovenia, yang menutup sementara pembangkit listrik tenaga nuklirnya sebagai tindakan berjaga-jaga.

Gempa bukan hal jarang di Kroasia. Tetapi gempa sekuat ini belum pernah dirasakan setelah tahun 1990-an, sewaktu desa Ston hancur di sana. [uh/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG