Tautan-tautan Akses

Sampel Pengujian Vaksin Covid-19 dari Sinopharm Tiba di Peru 


Seorang pria menjalani tes Covid-19 setelah ditahan polisi karena ikut pesta yang melanggar protokol kesehatan, di Lima, Peru, 23 Agustus 2020. (Foto: Reuters)

Sekitar 12.000 vaksin untuk melawan virus corona dari perusahaan farmasi China, Sinopharm, tiba di Ibu Kota Peru, Lima, pada Rabu (2/9). Vaksin percobaan itu akan disuntikkan kepada 6.000 orang relawan dalam fase ketiga uji klinis.

"Uji coba ini akan sangat penting bagi seluruh penduduk dunia," kata Duta Besar China untuk Peru, Liang Yu, di bandara Lima. Tahap tiga uji coba akan melibatkan 6.000 orang berusia antara 18 hingga 75 tahun.

Separuh diantaranya akan divaksinasi di Universitas Nasional San Marcos dan yang lainnya di Universitas Heredia Cayetano.

Uji coba dengan ribuan peserta memungkinkan para peneliti mengumpulkan data mengenai kemanjuran vaksin untuk lolos persetujuan peraturan.

Saat ini belum diketahui kapan pemberian vaksin percobaan itu akan dilakukan.

Vaksin ini dikembangkan oleh China National Biotec Group (CNBG), salah satu unit dari raksasa farmasi negara, China National Pharmaceutical Group, Sinopharm.

Menurut Sinopharm, vaksin tersebut sedang diuji di Bahrain, Uni Emirat Arab, dan selanjutnya di Maroko dan Argentina.

Peru adalah salah satu negara yang paling parah terkena virus sejak virus itu mewabah pada Maret. Universitas Johns Hopkins mencatat Peru memiliki lebih dari 657.000 kasus Covid-19 dan 29.068 meninggal. [my/pp]

Recommended

XS
SM
MD
LG