Tautan-tautan Akses

Kanada Ingin di "Garis Depan" untuk Vaksin Covid-19


Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau didampingi Menteri Pembangunan Ekonomi Melanie Joly (kedua dari kanan) dan Menteri Inovasi, Sains, dan Industri Navdeep Bains (kanan) meninjau pembuatan vaksin di Dewan Riset Nasional, di Montreal, Quebec, Kanada, Sen

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan, Senin (31/8), Kanada mencapai kesepakatan secara prinsip dengan dengan Novavax Inc dan Johnson & Johnson untuk jutaan dosis vaksin percobaan virus corona perusahaan itu.

Kedua perjanjian Kanada itu menyusul kesepakatan terpisah dengan Pfizer Inc dan Moderna Inc yang telah diumumkan beberapa minggu lalu. Ini adalah contoh terbaru dari negara-negara yang bergegas mendapatkan akses vaksin.

Menteri Pengadaan Kanada Anita Anand mengatakan negara itu juga dalam "tahap akhir negosiasi" untuk mengamankan vaksin potensial dari AstraZeneca dan sedang dalam pembicaraan untuk mengamankan lebih banyak dosis calon vaksin dari Pfizer.

"Yang kami upayakan adalah memastikan bahwa ketika vaksin dikembangkan, kami berada di garis depan," kata Anand kepada wartawan.

Kanada memiliki populasi sekitar 38 juta, dan empat perjanjian vaksin yang ditandatangani sejauh ini "memberi Kanada setidaknya 88 juta dosis dengan opsi untuk mendapatkan puluhan juta lebih," kata Trudeau ketika mengumumkan kesepakatan itu di Montreal.

Para pejabat mengatakan keempat perjanjian yang diumumkan sejauh ini memiliki opsi untuk membeli dosis lebih banyak jika diperlukan.

Trudeau juga mengatakan pemerintahnya akan menginvestasikan $96,7 juta selama dua tahun untuk membangun fasilitas biomanufaktur di Pusat Penelitian Terapi Kesehatan Manusia di Montreal yang mampu memproduksi hingga 2 juta dosis vaksin per bulan pada tahun depan. [my/ft]

Lihat komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG