Tautan-tautan Akses

Aksi Protes Kutuk Pembunuhan Wartawan Terkemuka India


Warga membawa poster wartawan Gauri Lankesh yang tewas setelah ditembak di luar rumahnya di Bengaluru, Ahmedabad, India hari Selasa (5/9).

Wartawan dan pegiat masyarakat madani memimpin unjuk rasa di kota-kota besar India hari Rabu, mengutuk pembunuhan seorang wartawan terkemuka India, seorang pengecam keras mengenai politik nasionalis Hindu.

Gauri Lankesh, 55 tahun, ditembak tewas di luar rumahnya pada Selasa malam oleh penyerang yang naik sepeda motor di pusat teknologi informasi Bengaluru.

Pembunuhannya mengejutkan seluruh media, dan banyak pihak mengecam kejadian itu sebagai upaya untuk membungkam suara ketidaksetujuan. Pembunuhannya merupakan yang terbaru dalam beberapa serangan yang telah menarget kaum sekuler dan rasionalis dalam beberapa tahun terakhir.

Pendemo mencela apa yang mereka sebut sebagai intoleransi yang meningkat dan kecenderungan kekerasan yang berkembang untuk menyelesaikan perbedaan politik dan ideologi.

Para Redaktur Guild of India mengatakan, "pembunuhan dirinya adalah pertanda buruk bagi perbedaan pendapat dalam demokrasi dan serangan brutal terhadap kebebasan pers."

Lankesh adalah editor sebuah surat kabar mingguan Kannada, Lankesh Patrike. Harian itu dikenal dengan pandangannya yang condong ke kiri, tulisannya sering mengkritik kaum nasionalis Hindu sayap kanan, termasuk anggota Partai Bharatiya Janata yang berkuasa. Dia telah menulis beberapa laporan dalam beberapa bulan terakhir yang mengkritik pemerintah federal.

Dia dihukum tahun lalu karena kasus penghinaan terhadap pemimpin BJP di negara bagiannya yang dikatakannya bermotif politik. Dia bebas dengan uang jaminan dan telah bersumpah akan melakukan perlawanan terhadap penghukuman dirinya. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG