Tautan-tautan Akses

Presiden Trump Damprat Pakistan, Ancam Hentikan Bantuan


Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan dengan media di Mar-a-Lago estate, Palm Beach, Florida, 24 Desember 2017. (Foto: dok).
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan dengan media di Mar-a-Lago estate, Palm Beach, Florida, 24 Desember 2017. (Foto: dok).

Presiden Amerika Donald Trump, Senin (1/1), mendamprat Pakistan dalam pesan twitternya yang pertama tahun 2018, dan mengancam akan menghentikan bantuan, karena Pakistan katanya, “berbohong dan menipu” dan memberikan “perlindungan bagi teroris.”

Cuitan itu memicu tanggapan cepat dari Pakistan, yang mengatakan negara itu telah melakukan banyak hal bagi Amerika, dalam membantu melumpuhkan al-Qaida, tapi hanya mendapat “dampratan dan ketidakpercayaan” sebagai imbalannya.

Hubungan Amerika-Pakistan yang tegang sejak lama, semakin terpuruk di bawah pemerintahan Trump, yang bulan Agustus lalu menyatakan bahwa “Pakistan seringkali memberi perlindungan kepada agen-agen kekerasan, teror dan kerusuhan.”

“Amerika telah memberi Pakistan lebih dari 33 milyar dolar dalam 15 tahun terakhir, tapi mereka tidak memberi apapun kepada kita, kecuali kebohongan dan penipuan, dan mengira para pemimpin kita orang-orang bodoh,” kata Trump dalam pesan twitternya yang dikirim dini hari pada tahun baru.

“Mereka memberi perlindungan kepada teroris yang kita buru di Afghanistan. Kita tidak dapat banyak bantuan (dari Pakistan). Cukup!” kata Trump lagi. [Afp/ii]

XS
SM
MD
LG