Tautan-tautan Akses

Presiden Trump akan Bahas Soal Korut dengan Presiden Korsel


Foto (dari kiri): Presiden Donald Trump dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in.

Presiden Donald Trump, Kamis malam (29/6) akan santap bersama Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in sebelum pembicaraan keesokan harinya mengenai "ancaman sangat mendesak oleh Korea Utara," kata seorang pejabat senior Gedung Putih.

Ini pertama kalinya kedua pemimpin bertemu. Moon, seorang liberal, mulai menjabat awal bulan lalu, menggantikan Park Geun-hye yang dimakzulkan, dan yang dikenal bersikap keras terhadap Korea Utara.

"Ini akan menjadi pertemuan dengan banyak ketidakpastian mengenai, apakah kedua presiden dapat menyetujui sebuah kebijakan bersama mengenai Korea Utara dalam hal taktik khusus," kata Gary Samore, Direktur Eksekutif lembaga riset Belfer Centre, Harvard.

Pertemuan Trump-Moon untuk "membangun hubungan baik" sama pentingnya dengan hal lainnya, mengingat seberapa dekat mereka akan bekerja sama, pejabat senior Amerika Serikat mengatakan kepada wartawan pada acara briefing.

"Keprihatinan terbesar saya adalah, Presiden Moon ingin terjun ke dalam tantangan kebijakan yang sulit, daripada berfokus untuk membangun hubungan baik dengan Presiden Trump," kata Presiden Yayasan Mansfield, Frank Januzzi.

Pemerintahan Trump ingin meningkatkan tekanan pada Pyongyang "untuk mengubah kebijakannya agar bisa melakukan pembicaraan substantif dengan kami jika mereka mau mengurangi ancaman tersebut," pejabat itu menjelaskan.

Moon dan Trump, lanjutnya, keduanya menginginkan agar program nuklir Korea Utara dan program pengembangan rudal balistik dihentikan sepenuhnya. [ps/al]

XS
SM
MD
LG