Tautan-tautan Akses

Presiden Biden Tambah Sanksi Terhadap Belarus


Demonstrasi menentang hasil pemilihan presiden di Minsk, Belarus, 27 September 2020.

Amerika Serikat (AS) berkoordinasi dengan Inggris dan Kanada, menerapkan sanksi-sanksi baru terhadap Belarus, Senin (9/8). Sanksi-sanksi baru itu dikeluarkan pada peringatan satu tahun awal dari protes di negara Eropa Timur itu terhadap pemilihan yang secara luas dinilai curang.

Sejak itu, Presiden Belarus Alexander Lukashenko telah mengambil tindakan keras terhadap sejumlah demonstran dan lawan-lawan politiknya.

“Daripada menghormati kemauan rakyat Belarus sepenuhnya, rejim Lukashenko melakukan kecurangan pemilihan, disusul kampanye brutal berupa pembrangusan atas pembangkangan,” kata Presiden Joe Biden dalam sebuah pernyataan.

“Mulai dari penahanan ribuan demonstran secara damai, memenjarakan lebih dari 500 aktivis, pemimpin masyarakat madani, dan jurnalis sebagai tahanan politik, memaksa pengalihan penerbangan internasional yang merupakan pelanggaran norma internasional, tindakan rezim Lukashenko itu merupakan upaya ilegal untuk bertahan dalam kekuasaan," ujarnya.

Tindakan yang dilakukan Washington, juga Ottawa dan London, menyasar pada bidang konstruksi, energi, penambangan kalium karbonat, serta industri tembakau Minsk. Sektor-sektor itu disebut Departemen Keuangan AS sebagai “dompet” untuk pemerintahan Lukashenko.

“Bersama dengan mitra Kanada dan Inggris, hari ini kami melanjutkan kecaman internasional atas tindakan rezim Lukashenko yang tidak demokratik,” kata Menteri Keuangan AS Janet Yellen dalam sebuah pernyataan.

Di antara sejumlah entitas yang masuk daftar hitam adalah badan usaha milik negara (BUMN) penghasil kalium karbonat, Belaruskali OAO. Perusahaan itu menajadi sumber utama penghasil devisa Belarus.

Sanksi baru itu termasuk 44 orang dari Belarus dan Serbia, akan memberi ganjaran, Sofya Orlosky, deputi direktur untuk program Eropa dan Euroasia dari Freedom House memaparkan.

“Sanksi-sanksi itu akan meningkatkan biaya finansial dan reputasi dari rekan-rekan Lukashenko,” kata Orlosky kepada VOA. [jm/mg]

Recommended

XS
SM
MD
LG