Tautan-tautan Akses

Perancis Batalkan Lelang Novel Erotis Marquis de Sade


Seorang karyawan memperlihatkan gulungan manuskrip Marquis de Sade Le Rouleau de la Bastille, "Les 120 jours de Sodome ou l'ecole du libertinage" (The 120 Days of Sodom, or the School of Libertinage, 1785), sebelum pelelangan di rumah lelang Hotel Drouot, di Paris, Perancis, 23 November 2017.

Lelang salah satu versi paling awal novel erotis di dunia dibatalkan setelah pemerintah Perancis menyatakan novel karangan Marquis de Sade “120 Days of Sodom” sebagai harta nasional sehingga tidak bisa dijual ke pembeli asing, kantor berita Reuters melaporkan.

Karya De Sade dibuat pada 1875, dengan tulisan tangan sangat kecil pada 33 gulungan kertas saat dia ditahan di penjara Bastille. Karya ini seharusnya dilelang Rabu (20/12), sebagai bagian dari koleksi berharga catatan-catatan, surat dan dan buku musik berharga yang akan dijual.

Namun manuskrip De Sade sepanjang 12 meter itu, bersama dengan 4 karya dari salah satu pendiri surealisme, Andre Breton, dinyatakan sebagai harta nasional oleh Kementerian Budaya Perancis. Akibatnya, benda-benda ini keluar dari daftar lelang.

Dua lot dari koleksi dokumen-dokumen dan artefak yang disusun oleh sebuah perusahaan Perancis yang telah tutup, telah menarik perhatian dari pembeli pribadi di Amerika dan Eropa, kata Aguttes, rumah lelang bermarkas di Paris.

Pemerintah Perancis punya waktu 30 bulan untuk mendapatkan dana untuk membeli koleksi tersebut dari warga atau mendapatkan bantuan dana dari perorangan. Bila tidak, barang-barang berharga tersebut akan ditawarkan kembali untuk dijual.

Novel panas De Sade itu tertinggal di sel, ketika dia keluar dari tahanan pada revolusi Perancis 1789 dan kemudian ditemukan dan diterbitkan. Novel tersebut diharapkan bisa terjual antara 4 juta hingga 6 juta euro (7,09 juta dolar). [fw]

XS
SM
MD
LG