Tautan-tautan Akses

Polisi Jerman Tahan Tersangka terkait Ledakan di Dortmund


Polisi Jerman mengamankan lokasi di dekat hotel klub Borussia Dortmund, di Dortmund, Jerman, Rabu (12/4).

Para pejabat mengatakan, polisi Jerman menangkap tersangka ektremis Islam hari Rabu (12/4), sementara para penyelidik mengatakan mereka sedang memeriksa kemungkinan “kaitan teroris” dengan tiga ledakan yang melanda bus tim sepakbola Borussia Dortmund.

Serangkaian ledakan mengguncang bus tim itu Selasa (11/4), melukai seorang pemain Borussia Dortmund, Marc Bartha dan seorang polisi. Ledakan itu memaksa klub sepakbola Dortmund itu menunda pertandingan melawan klub Monaco malam itu.

Dua tersangka “dari spektrum Islamis telah menjadi fokus penuntutan kriminal”, Frauke Koehler, jurubicara jaksa mengatakan dengan menambahkan bahwa satu dari kedua orang itu telah ditangkap.

Menurut tim jaksa Jerman, sebuah surat yang ditinggalkan di tempat kejadian pemboman menunjukkan serangan itu mungkin telah dilakukan oleh kaum ektremis Muslim.

Surat memuat tuntutan agar jet-jet militer Jerman ditarik dari Turki dan pangkalan udara Amerika Ramstein di Jerman ditutup.

Ditambahkan, polisi menemukan tiga salinan surat yang sama dekat tempat pemboman yang menunjukkan penyerang mempunyai hubungan dengan kelompok militan ISIS. Polisi masih berusaha menentukan keaslian surat itu.

Media lokal mengidentifikasi tersangka sebagai warga Irak berumur 25 tahun dan seorang Jerman berusia 28 tahun.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan, dia “merasa ngeri” oleh “tindakan menjijikkan itu” dan dia mengharapkan “pertandingan sepakbola yang aman dan baik” ketika kedua tim bertemu, Rabu, dalam pertandingan yang dijadwalkan kembali.

Pemain yang luka itu, Bartra, memasang pesan instagram yang mengatakan dia “keadaannya sangat membaik” bersama sebuah fotonya yang memberikan acungan jempol dengan lengan yang dibalut perban. [sp]

XS
SM
MD
LG