Tautan-tautan Akses

Pertempuran Baru Pecah Sementara Assad Dukung Upaya Perdamaian yang Jujur


Para tentara pemberontak Suriah berlindung dalam pertempuran dengan pasukan pemerintah di Idlib, Suriah utara (10/3).
Para tentara pemberontak Suriah berlindung dalam pertempuran dengan pasukan pemerintah di Idlib, Suriah utara (10/3).

Presiden Suriah Bashar al-Assad menjanjikan dukungan bagi apa yang disebutnya “usaha jujur” untuk menciptakan perdamaian di negaranya.

Pasukan Suriah dan tank-tank melancarkan serangan baru terhadap kota-kota Idlib dan Homs, meskipun pemimpin Suriah yang terpuruk menjanjikan dukungan bagi apa yang disebutnya “usaha jujur” untuk menciptakan perdamaian di negara itu.

Sebuah video yang diunggah ke Internet Sabtu memperlihatkan asap hitam naik dari Idlib, Suriah barat laut, sementara gambar-gambar lain memperlihatkan warga sipil dengan sedikit harta benda mereka berusaha menyelamat nyawa mereka.

Video lainnya menunjukkan kesudahan dari pertempuran Jumat di Homs, yang memperlihatkan tempat bekas rumah menjadi tumpukan puing.

Pertempuran ini berlangsung sementara Presiden Suriah Bashar al-Assad bertemu di Damaskus dengan mantan sekretaris jenderal PBB Kofi Annan. Media pemerintah mengutip pemimpin Suriah itu mengatakan ia mendukung usaha untuk mengakhiri pertempuran. Tetapi Assad juga memperingatkan bahwa tak akan ada penyelesaian politik selama apa yang disebutnya “teroris” dibiarkan menyebarkan kekacauan di jalan-jalan.

Annan, utusan PBB dan Liga Arab yang baru untuk Suriah, mendesakkan sebuah pemecahan politik dan memperingatkan, usaha untuk mempersenjatai pasukan pembrontak hanya akan membuat situasinya lebih buruk. Ia juga bertemu Sabtu dengan pemimpin oposisi Suriah dan merencanakan pertemuan lagi dengan Presiden Assad pada Minggu.

Pejabat Arab dalam pertemuan di Kairo Sabtu mengecam pemerintah Suriah dan menuntut agar rejim itu mempertanggung jawabkan kejatuhan korban dan penghancuran kota-kota di Suriah.

Perdana Menteri Qatar melancarkan tuduhan paling serius terhadap Damaskus, katanya pemerintah Suriah melakukan genosida. Sheik Hamad bin Jassem al-Thani menyerukan agar pembrontak Suriah dipersenjatai, katanya sebuah genjatan senjata saja tidak cukup.

Sementara itu Arab Saudi mengecam Rusia dan Tiongkok, yang dituduhnya mem-veto resolusi utama Dewan Keamanan PBB dan membiarkan kekejaman terus berlangsung.

XS
SM
MD
LG