Tautan-tautan Akses

Annan Tunggu Tanggapan Damaskus, Kekerasan Meningkat di Suriah


Presiden Bashar al-Assad menetapkan tanggal 7 Mei sebagai pemilu parlemen Suriah.
Presiden Bashar al-Assad menetapkan tanggal 7 Mei sebagai pemilu parlemen Suriah.

Utusan PBB-Liga Arab, Kofi Annan masih menunggu tanggapan konkrit pemerintah Suriah atas usulnya menyelesaikan kekerasan di sana.

Kekerasan berlanjut di Suriah hari Selasa, sementara mantan Sekjen PBB Kofi Annan menunggu tanggapan pemerintah Suriah atas usulnya untuk menyelesaikan kekerasan di negara itu akibat berlanjutnya penumpasan terhadap pembangkang.

Annan yang kini menjadi utusan khusus PBB dan Liga Arab untuk Suriah berkomentar di Turki setelah bertemu dengan anggota oposisi Dewan Nasional Suriah. Ia meninggalkan Damaskus hari Minggu setelah melakukan perundingan tanpa hasil selama dua hari.

Para aktivis mengatakan pasukan Suriah menewaskan sekurangnya enam orang dalam serangkaian serangan. Pengamat HAM Suriah yang berbasis di London juga mengatakan pemberontak menewaskan sekurangnya 21 anggota pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad dalam penyerbuan di provinsi Idlib dan kawasan Deraa di selatan.

Ketua Liga Arab Nabil Elaraby menyerukan penyelidikan internasional atas kematian-kematian di Suriah dan mengatakan penumpasan itu adalah “kejahatan terhadap kemanusiaan”.

Dalam perkembangan lain, Presiden Assad menetapkan 7 Mei sebagai pemilu parlemen. Pemilu itu menjadi bagian dari apa yang dikatakan pemerintah serangkaian reformasi yang didasarkan atas konstitusi baru yang disetujui lewat referendum bulan Februari lalu.

Kelompok-kelompok oposisi mengatakan konstitusi itu tidak sah dan menuntut pengunduran diri Assad .

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Victoria Nuland juga mempertanyakan waktu pemilu itu. Amerika, Inggris dan Rusia menyerukan dihentikannya kekerasan di Suriah tapi Dewan Keamanan PBB tetap terpecah mengenai bagaimana menyelesaikan krisis itu.

XS
SM
MD
LG