Tautan-tautan Akses

Perkenalkan Pesaing “Ibu Segala Bom”


“Bapak Segala Bom” milik Rusia empat kali lebih besar dari “Ibu Segala Bom” milik AS (foto dari Pemerintah Rusia)

Gelar bom terbesar di dunia tidak jatuh ke tangan GBU-43/B milik AS atau yang dikenal secara resmi sebagai Massive Ordnance Air Blast (MOAB) namun sebaliknya dimiliki oleh bom thermobaric milik Rusia yang dijuluki “Bapak Segala Bom.”

“Ibu Segala Bom” mungkin senjata konvensional terbesar dalam koleksi persenjataan AS, namun ini bukanlah bom non-nuklir terbesar di dunia.

Gelar tersebut jatuh kepada “Bapak Segala Bom,” milik Rusia yang berdasarkan laporan empat kali lebih berat ketimbang Massive Ordnance Air Blast (MOAB) yang berbobot 10.300 kilogram. MOAB adalah nama resmi untuk bom GBU-43/B milik AS.

“Bapak Segala Bom” juga adalah bom dari jenis yang berbeda. “Ibu Segala Bom” adalah jenis konvensional, sedangkan “Bapak Segala Bom” adalah dari jenis bom thermobaric, yang maksudnya bom tersebut memanfaatkan oksigen di atmosfir untuk meningkatkan efek daya ledaknya.

Menurut Business Insider, “Bapak Segala Bom” meledak di udara dengan “campuran antara bahan bakar dan udara” yang menurut U.S. Defense Intelligence Agency, menciptakan “gelombang tekanan” yang kuat selain ruang hampa yang dapat “meledakkan paru-paru.”

Radius ledakan “Bapak Segala Bom” sekitar 300 meter, dengan ledakan yang setara 44 ton TNT, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.

Hari Kamis, militer AS menggunakan “Ibu Segala Bom” untuk pertama kalinya di medan tempur, dengan menjatuhkannya di terowongan-terowongan di Afghanistan yang berdasarkan laporan digunakan oleh kelompok teroris ISIS. [ww]

XS
SM
MD
LG