Tautan-tautan Akses

AS

Penyelidikan Penembakan Massal Las Vegas Berjalan Lambat


Para pekerja memperbaiki jendela yang rusak di Mandalay Bay Resort, kamar yang digunakan oleh Stephen Paddock untuk melakukan penembakan massal sepanjang Las Vegas Strip, Nevada, 6 Oktober 6, 2017.

Lebih dari sepekan setelah Stephen Paddock menewaskan 58 orang dan melukai hampir 500 lainnya, para penyidik di Las Vegas belum menemukan motif di balik penembakan massal paling berdarah di Amerika itu.

Sheriff Clark County, Joe Lombardo Senin (9/10) mengatakan, ia merasa frustrasi karena penyelidikan berjalan lambat. Ia menambahkan, Paddock sengaja menyembunyikan tindakan-tindakannya menjelang penembakan itu.

Sejauh ini,tidak ada bukti yang menunjukkan adanya penembak kedua, tidak ada tanda-tanda Paddock terlihat bersama orang lain di Las Vegas, dan tidak ada kaitan dengan kelompok teroris atau ideologi lain apapun, kata Lombardo.

Lombardo menambahkan, para penyidik juga tidak percaya bahwa Paddock melakukan penembakan hanya didorong oleh insiden tunggal.

Paddock menembaki kerumunan orang dari kamar hotelnya yang terletak di lantai 32 selama hampir 11 menit, dan menembak dirinya sendiri ketika polisi mendekat. Kamar itu penuh senjata api dan mobilnya penuh bahan peledak. Para penyidik menduga Paddock berencana melarikan diri setelah pembantaian itu.

Para penyidik masih menanyai saudara lelaki Paddock, Eric, dan pacar Paddock, Marilou Danley. Paddock menyuruh Danley pergi ke Filipina dengan membawa uang 100.000, terlihat sebagai upaya Paddock agar ia menjauh dari Las Vegas. [ds]

XS
SM
MD
LG