Tautan-tautan Akses

Pengadilan Malaysia Lanjutkan Kasus Pembunuhan Kakak Tiri Pemimpin Korut


Bendera Korea Utara berkibar di belakang kawat berduri di atas tembok Kedutaan Besar Korea Utara di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Maret 2017. (Foto: dok).

Pengadilan Malaysia yang mengadili dua perempuan yang dituduh membunuh kakak tiri pemimpin Korea Utara dipindahkan untuk sementara hari Senin (9/10) ke laboratorium keamanan ketat untuk menyaksikan pakaian yang tercemar bekas racun yang dikenakan tersangka pada hari mereka melakukan serangan.

Hakim-hakim sering meninjau tempat-tempat kejahatan di Malaysia. Pemindahan itu dilakukan dalam kasus ini setelah pakar kimia pemerintah Raja Subramaniam memberi kesaksian pekan lalu bahwa racun syaraf VX yang ia temukan pada pakaian tersebut masih aktif.

Kesaksiannya adalah bukti pertama yang mengkaitkan VX dengan tersangka warga Indonesia Siti Aisyah dan warga Vietnam Doan Thi Huong, yang dituduh mengoleskan racun syaraf itu pada wajah Kim Jong-nam di terminal bandara Kuala Lumpur tanggal 13 Februari.

Dalam satu acara khusus Minggu malam (8/10), siaran televisi Fuji TV Jepang menayangkan apa yang disebutnya video keamanan bandara eksklusif yang menunjukkan Kim yang pingsan sedang dibawa di atas tandu ke lift. Dikatakannya Kim sedang dibawa ke ambulans untuk diangkut ke rumah sakit. Kim meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Fuji TV juga menayangkan satu lagi video keamanan yang dikatakannya menunjukkan Aisyah bertemu dengan seorang pria yang diyakini seorang agen rahasia Korea Utara di sebuah kafe bandara tidak lama sebelum serangan itu terjadi. [gp]

XS
SM
MD
LG