Tautan-tautan Akses

Malaysia Ajukan Tuduhan Pembunuhan Kim Jong-nam


Tersangka Doan Thi Huong (kiri), dan Siti Aisyah (kanan) ditangkap di Malaysia atas keterlibatan mereka dalam pembunuhan Kim Jong-nam. (Foto: dok).

Jaksa Agung Malaysia mengatakan dua wanita yang ditangkap sehubungan dengan pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, hari Rabu (28/2) ini akan dikenai tuduhan pembunuhan.

Kedua tersangka, Siti Aisyah, warga negara Indonesia dan Doan Thi Huong, warga negara Vietnam, mengatakan mereka mengira bahwa mereka berpartisipasi dalam acara canda televisi. Tuduhan itu membawa ancaman hukuman mati.

Kim Jong-nam tewas pada tanggal 13 Februari tidak lama setelah dua wanita mengoleskan apa yang menurut pihak berwenang Malaysia agen saraf VX di wajahnya di bandara Kuala Lumpur. Serangan itu terekam pada kamera keamanan bandara, yang menunjukkan Kim berbicara dengan polisi dan dibawa ke unit medis.

Orang ketiga, warga Korea Utara, juga berada dalam tahanan polisi. Pihak berwenang juga telah mengidentifikasi tujuh lebih warga Korea Utara sebagai tersangka yang kini dicari untuk dimintai keterangan.

Pemerintah Korea Utara belum mengatakan secara positif bahwa pria yang tewas itu adalah Kim Jong-nam. Sebuah delegasi tingkat tinggi termasuk Ri Tong Il, mantan wakil duta besar Korea Utara untuk PBB, Selasa (28/2) mengadakan perjalanan ke Kuala Lumpur untuk berusaha memulangkan jenasah itu dan membebaskan warga Korea Utara yang ditahan.

Kim Jong-nam adalah kakak tiri Kim Jong-un. Kim Jong-nam, yang hidup dalam pengasingan, pernah dianggap akan menjadi pewaris untuk memimpin Korea Utara, tetapi ia kehilangan restu dari ayah mereka, mendiang diktator Kim Jong Il, setelah ia gagal memasuki Jepang dengan paspor palsu untuk mengunjungi Disneyland di negara itu tahun 2001.

Sejak itu, Kim Jong-nam telah tinggal di pengasingan, terutama di wilayah China, Macau. [lt]

XS
SM
MD
LG