Tautan-tautan Akses

Pemimpin Oposisi Rusia Tuntut Putin di Pengadilan HAM Eropa


Aktivis oposisi Rusia sebelum persidangan di Pengadilan HAM Eropa di Strasbourg, Perancis, 24 Januari 2018.

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny telah mengajukan kasus pertikaiannya dengan Presiden Vladimir Putin ke pengadilan hak-hak asasi manusia Eropa.

Navalny menghadiri persidangan di Pengadilan Eropa untuk HAM pada Rabu (24/1), untuk mengajukan keluhan bahwa penahanan dirinya berulang kali oleh penguasa Rusia bermotif politik dan merupakan pelanggaran terhadap hak-hak mendasar.

“Selama tahun-tahun terakhir saya dipenjarakan paling sedikit tujuh kali. Tahun lalu saya dimasukkan sel selama dua bulan karena mempergunakan hak kebebasan berkumpul,” kata Navalny di pengadilan Strasbourgh. “Kemungkinan bahwa ini terjadi tanpa koordinasi politik adalah sesuatu yang mustahil.”

Navalny telah berkampanye untuk pemilihan presiden pada 18 Maret mendatang, tetapi dilarang oleh komisi pemilihan untuk ikut mencalonkan diri. Alasannya, dia tidak memenuhi syarat karena dijatuhi hukuman pidana.

Navalny mengatakan hukuman pidana penggelapan uang atas dirinya pada 2013, direkayasa oleh Kremlin.

Membuktikan bahwa penguasa Rusia punya motif politik untuk menangkap dirinya dan tidak mengizinkan dia melakukan pawai politik merupakan preseden penting untuk aktivis di seluruh Rusia, kata Navalny kepada para wartawan. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG