Tautan-tautan Akses

Pemerintah Sri Lanka Hadapi Mosi Tidak Percaya di Parlemen


Suasana sidang parlemen Sri Lanka di Colombo, 8 Mei 2018. (Foto: dok).

Parlemen Sri Lanka sedang memperdebatkan mosi tidak percaya terhadap pemerintah di mana oposisi menuduh koalisi yang berkuasa gagal mencegah bom bunuh diri pada Hari Paskah yang menewaskan lebih dari 250 orang.

Debat dimulai Rabu (10/7) setelah oposisi Front Pembebasan Rakyat Marxis mengajukan mosi yang menuduh pemerintah gagal mencegah serangan 21 April, meskipun “fakta bahwa informasi yang tepat telah tersedia mengenai teroris bunuh diri” tersebut.

Pemerintah mendapat kecaman keras karena mengabaikan laporan intelijen yang hampir spesifik sebelum terjadi serangan.

Ketika menyajikan mosi itu, anggota parlemen dari pihak oposisi Anura Dissanayaka mengatakan pemerintah “tidak memiliki moral atau hak yang dapat dibenarkan” untuk memerintah negara itu.

Tujuh pembom bunuh diri dari kelompok Muslim setempat menyerang tiga gereja dan tiga hotel mewah. [lt/es]

Recommended

XS
SM
MD
LG