Tautan-tautan Akses

Pembicaraan Perdamaian Soal Suriah Targetkan Hasil Sederhana


Gennady Gatilov, Deputi Menteri Luar Negeri Rusia di markas besar PBB di New York (Foto: dok-AP Photo/Osamu Honda)

Para diplomat dan perunding telah menargetkan pencapaian sederhana dalam putaran terbaru pembicaraan mengenai Suriah di Jenewa, setelah diskusi sepekan yang berpusat pada penetapan agenda bagi pembicaraan mendatang.

Sementara itu, pertempuran berlanjut hari Kamis (2/3) di dekat Palmyra di Suriah Tengah.

Utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura dijadwalkan mengikuti pertemuan lainnya, Kamis (2/3) yang menandai pembicaraan bilateral sepekan dengan delegasi pemerintah dan kelompok-kelompok oposisi.

Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov, Rabu (1/3) mengatakan kepada wartawan bahwa para pihak yang terlibat konflik itu telah sepakat untuk membahas semua isu secara paralel melalui beberapa jalur. Setelah Damaskus memintanya, isu mengenai terorisme juga dibahas, lanjutnya.

Rusia adalah pendukung utama pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad di Damaskus. Seorang perunding senior oposisi Suriah mengatakan kepada wartawan Rabu malam (1/3) bahwa utusan PBB itu benar-benar ingin memulai proses politik berdasarkan agenda yang jelas.

Nasr al-Hariri mengatakan pembicaraan itu kemungkinan akan berakhir dengan upacara penutupan hari Jumat (2/3) dan para pihak mungkin akan kembali di Jenewa untuk pembahasan lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang.

Penetapan agenda dan strategi untuk memandu diskusi terbukti sulit dilakukan karena pihak-pihak utama yang terlibat dalam konflik itu menolak berkompromi mengenai bentuk dan kata-kata yang dipakai.

Sementara itu di Suriah hari Kamis (2/3), pasukan pemerintah mencapai kemajuan dalam menghadapi militan ISIS di dalam Palmyra, dengan merebut posisi-posisi menghadap kota bersejarah itu dalam persiapan mereka melakukan serangan terakhir untuk merebutnya kembali dari ISIS, sebut media pemerintah. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG