Tautan-tautan Akses

Pecahan Batu Bulan Dari Era Soviet Ditaksir akan Terjual $1 Juta dalam Pelelangan di New York


Tiga sampel batu bulan, yang menurut Sotheby satu-satunya batu bulan yang terdokumentasi dan berada dalam kepemilikan individu, yang berasal dari misi tidak berawat Soviet Luna-16 pada tahun 1970 yang kembali ke bumi dan diperlihatkan terbungkus dalam kotak berpenutup kaca dengan lensa yang dapat disetel, New York, 15 Oktober 2018 (courtesy: Sotheby via Reuters)

Para penggemar hal-hal berbau angkasa luar yag berkantong tebal akan berkesempatan untuk memiliki tiga partikel berukuran kecil yang berasal dari bulan saat balai lelang Sotheby menyatakan benda yang akan dilelang pada bulan November tersebut sebagai satu-satunya “batu bulan” yang terdokumentasi yang secara legal boleh dimiliki pribadi.

Sotheby's menyatakan pihaknya berharap bahwa pecahan batu tersebut, yang diambil dari permukaan bulan oleh misi antariksa Soviet pada tahun 1970, ditaksir akan terjual antara $700.000-$1 juta pada lelang yang akan berlangsung pada tanggal 29 November di New York.

Fragmen pecahan batu basal, serupa dengan batu vulkanik yang ada di bumi, dan pecahan dari permukaan bulan yang dikenal sebagai regolith – dijual oleh kolektor pribadi warga Amerika yang tidak dikenal yang membelinya pada tahun 1993.

Sotheby mengatakan dalam sebuah pernyataan benda tersebut pertma kalinya dijual pada tahun 1993 oleh Nina Ivanovna Koroleva, janda dari mantan direktur program antariksa di era Soviet, Sergei Pavlovich Korolev.

Pecahan batu bulan tersebut, ukurannya berkisar antara 2 x 2 mm hingga 1 x 1 mm, diberikan sebagai hadiah atas nama Uni Soviet sebagai pengakuan atas kontribusi mendiang suaminya pada program antariksa negara itu.

Sotheby menyatakan partikel-partikel tersebut, yang terbungkus kaca dengan plakat berbahasa Rusia, adalah satu-satunya sampel dari bulan yang diketahui yang pernah diberikan sebagai hadiah kepada seorang individu, yang disertai dengan sumber terdokumentasi yang tersedia untuk kepemilikan pribadi.

Kalangan kolektor membayar mahal untuk artifak yang diperoleh dari penjelajahan angkasa luar.

Tahun lalu, Sotheby menjual kantung beretsleting dengan kata-kata “Sampel yang Dibawa dari Bulan ke Bumi” yang berisi debu dari bulan yang dibawa Neil Armstrong untuk misi berawak pertama ke bulan tahun 1969, senilai $1,8 juta.

Pelelangan tersebut terselenggara setelah NASA kalah dalam pertikaian di pengadilan untuk mendapatkan kembali artifak tersebut dari individu yang menguasainya.

Sampel-sampel lain yang diketahui diambil dari bulan tetap berada di tangan dua entitas yang mengumpulkannya: pemerintah Amerika Serikat selama misi Apollo 11-17 dan Uni Soviet dalam misi-misi tidak berawak Luna-16, Luna-20, dan Luna-24.

Sejumlah negara lain menerima hadiah sampel artifak batu bulan dari misi Apollo 11 dan Apollo 17 semasa pemerintahan Nixon, dan di kebanyakan tempat undang-undang tidak mengizinkan benda-benda tersebut untuk dihadiahkan kepada para individu.

Partikel-partikel tersebut dijual pada bulan November dan diambil bulan September `1970 oleh misi Luna-16 yang melakukan pengeboran di permukaan bulan hingga kedalaman 35 cm dan mengekstraksi sampel bebatuan inti tersebut.

Artikel-artikel tersebut terbungkus dengan penutup kaca di bawah lensa yang dapat diubah-ubah dan diberi label "ЧАСТИЦЫ ГРУНТА ЛУНЫ-16" [PARTIKEL TANAH YANG DIAMBIL OLEH LUNA-16].”

Hasil uji dari sampel-sampel serupa ada yang berusia hingga 3,4 miliar tahun. [ww]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG