Tautan-tautan Akses

PBB-Inggris Tuan Rumah Bersama KTT Iklim 12 Desember


Para aktivis perubahan iklim berdemo di depan patung Winston Churchill, dekat Gedung Parlemen di London, 12 April 2019.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Inggris akan menjadi tuan rumah bersama KTT iklim global pada 12 Desember. Kata badan dunia itu, Rabu (23/9), ini adalah ulang tahun kelima Perjanjian Paris yang penting.

Pengumuman itu datang beberapa hari setelah Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada PBB bahwa pencemar gas rumah kaca terbesar di dunia itu akan mencapai puncak emisi pada tahun 2030 dan berusaha mencapai netral karbon pada 2060. Para pencinta lingkungan memuji langkah tersebut

"Kita memiliki tokoh dan solusi di sekitar kita, di setiap kota, perusahaan, dan negara," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. "Namun keadaan darurat iklim sepenuhnya ada pada kita, dan kita harus segera mengatasinya,” imbuhnya.

Dunia tetap berada di luar jalur untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celcius pada akhir abad ini. Menurut tim ilmuwan, ini sangat penting untuk mencegah pemanasan yang tak terkendali yang akan membuat sebagian besar planet tidak layak dihuni.

"Mengingat urgensi ini, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan bersama-sama menjadi tuan rumah acara global penting yang menghadirkan para pemimpin global untuk menggalang aksi dan ambisi iklim yang jauh lebih besar," kata pernyataan itu.

Keduanya akan membahas masalah iklim ini pada pertemuan meja bundar yang diselenggarakan Guterres pada Kamis (24/9).

Menurut PBB, KTT pada 12 Desember itu untuk meningkatkan momentum menjelang Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP 26) yang akan diselenggarakan di Glasgow pada November 2021.

Data terbaru menunjukkan konsentrasi gas rumah kaca mencapai rekor tertinggi, memperburuk bencana termasuk kebakaran hutan yang belum pernah terjadi, badai, kekeringan dan banjir. [ka/pp]

XS
SM
MD
LG