Ribuan sepeda motor, Minggu (26/5), meraung menuju Washington untuk pawai Rolling Thunder terakhir di ibu kota negara itu.
Tradisi Memorial Day yang berlangsung setiap tahun dimaksudkan untuk memberi perhatian kepada lebih dari 83.000 personel militer AS yang masih terdaftar hilang mulai dari Perang Dunia I sampai pertempuran baru-baru ini di Irak. Daftar itu juga termasuk 126 orang yang diyakini hilang dari operasi terkait Perang Dingin.
Rolling Thunder pertama diadakan pada 1988. Para pengendara sepeda motor biasanya bertemu di tempat parkir Pentagon dan menuju pusat kota Washington melintasi berbagai jembatan yang membentang di Sungai Potomac.
Tetapi Direktur Eksekutif Rolling Thunder Artie Muller mengatakan ini adalah tahun terakhir mengadakan pawai di Washington.
Muller mengatakan semakin frustrasi dengan birokrasi Pentagon dalam mengkoordinasikan acara tersebut. Mueller mengatakan para sponsor, vendor, dan lainnya belum diberi akses ke tempat parkir, meskipun Rolling Thunder mengatakan membayar "biaya izin yang sangat besar."
Bagi banyak warga, kehadiran kelompok itu selama puluhan tahun dengan suara mesin sepeda motor yang keras telah identik dengan kegiatan Memorial Day di Washington.
Tetapi Presiden Donald Trump mengatakan Rolling Thunder selalu disambut di ibu kota. [my]