Tautan-tautan Akses

Pasukan yang Setia kepada LNA Kuasai Pangkalan Udara Libya


Jenderal Khalifa Haftar, pemimpin LNA, dalam konferensi pers di Benghazi (foto: dok).

Juru bicara Angkatan Darat Nasional Libya (Libya National Army – LNA) mengatakan, pasukan yang setia kepada LNA menguasai pangkalan udara di bagian selatan negara itu yang selama ini dikuasai milisi barat.

Kolonel Ahmed Mosmary mengatakan satu brigade mengepung pangkalan udara Taminhent Kamis (25/5) pagi, memaksa milisi itu mundur tanpa perlawanan.

Tindakan itu terjadi seminggu setelah milisi menyerang pangkalan udara lain di Buraq al-Shati, menewaskan sedikitnya 141 orang, termasuk warga sipil. LNA mengumumkan, serangan itu langsung mengakhiri gencatan senjata yang dimediasi pemerintah persatuan nasional antara milisi dan pasukan yang dipimpin panglima militer Jenderal Khalifa Hifter di daerah itu.

Libya bergolak setelah perang saudara tahun 2011 yang menggulingkan dan membunuh diktator Moammar Gaddafi. Negara kaya minyak itu kini terpecah antara pemerintah dan milisi yang bersaingan. [ka/al]

XS
SM
MD
LG