Tautan-tautan Akses

Kantor berita pemerintah Mesir MENA menyatakan pasukan keamanan telah menewaskan 12 militan bersenjata di gurun di Mesir Barat.

Tidak ada polisi yang tewas dalam insiden hari Jumat (27/10) itu. MENA melaporkan bahwa seorang sumber keamanan yang anonim mengatakan, pasukan keamanan melancarkan pukulan hebat terhadap teroris sebagai pembalasan atas darah orang-orang yang tewas sebagai martir pekan lalu.

Tembak menembak itu terjadi sekitar 175 kilometer sebelah barat daya Kairo, di dekat lokasi serangan maut terhadap polisi pekan lalu.

Pihak berwenang menyatakan sedikitnya 30 polisi Mesir tewas pekan lalu dalam baku tembak dengan militan di gurun di Mesir Barat, sekitar 135 kilometer sebelah barat daya Kairo.

Para pejabat keamanan menyatakan polisi ditembaki sewaktu sedang memburu tersangka anggota Hasm, kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas beberapa serangan di Mesir tahun lalu.

Pemberontakan kelompok Islamis berkembang di Mesir sejak militer menggulingkan Presiden Mohammed Morsi dari kelompok Ikhwanul Muslimin pada tahun 2013.

Pemberontakan, yang juga dilakukan ISIS cabang Mesir, terkonsentrasi di bagian utara Semenanjung Sinai. Tetapi serangan-serangan itu telah meluas termasuk hingga ke ibukota, di mana para pelaku serangan bom bunuh diri beraksi di gereja-gereja dan markas-markas keamanan.

Mesir dalam status situasi darurat sejak April, setelah para pelaku serangan bunuh diri beraksi di dua gereja di sebelah utara Kairo, sehingga menewaskan sejumlah warga Kristen. [uh]

XS
SM
MD
LG