Tautan-tautan Akses

10 Tahun Pasca Resesi, Kesenjangan Ekonomi AS Meningkat


Anak-anak bermain bola basket di salah satu kawasan permukiman miskin di Baltimore, Maryland (foto: ilustrasi).

10 Tahun setelah terjadi apa yang disebut Resesi Besar, ekonomi Amerika secara keseluruhan telah pulih, tetapi laporan baru menunjukkan pemulihan belum terjadi secara merata.

Walaupun angka pengangguran berada pada tingkat terendah dalam kurun lebih dari 16 tahun, dan pendapatan rumah tangga kembali mencapai puncaknya dari tahun 1999, sebagian wilayah di Amerika belum melihat pertumbuhan, dan dalam beberapa kasus, kondisi ekonominya lebih buruk.

Menurut kantor berita the Associated Press (AP), banyak kota di bagian Selatan dan Tengah Barat Amerika "belum pulih dari hilangnya pekerjaan manufaktur atau kekalahan dalam bersaing dengan China, sebelum dan selama resesi."

Kepada kantor berita AP, Alan Berube, pakar ekonomi Amerika pada Brookings Institution, mengatakan, "Jelas wilayah pesisir meninggalkan bagian tengah dari segi pendapatan." Ia menambahkan, "Ada banyak tempat di negara ini yang belum pulih ke kondisi semula 15 tahun lalu, atau bahkan 10 tahun lalu."

AP mengutip dua kota, Seattle dan Las Vegas, sebagai indikasi adanya ketidakseimbangan yang meningkat.

Seattle adalah pusat raksasa ritel online Amazon, dan menurut AP, wilayah di mana perusahaan itu mendirikan kantor pusatnya "berkembang delapan kali lipat dalam tujuh tahun ke depan dan menghuni 36 bangunan." Kawasan itu juga menjadi pusat hiburan malam, menurut AP.

Sebaliknya, Las Vegas dipenuhi rumah-rumah setengah jadi, dan keluarga di sana rata-rata berpenghasilan 20 persen lebih sedikit dari tahun 2007, kata AP.

Tren ini berlaku secara nasional. AP mengatakan inflasi di bagian Barat Amerika adalah tiga persen pada Oktober, tetapi hanya 1,5 persen di Tengah Barat dan New England.

"Ini pertama kali saya melihat adanya penyebaran inflasi yang persisten antara satu wilayah dan wilayah lain di negara ini," ujar Steve Cochrane, ekonom pada Moody's Analytics yang telah mempelajari ekonomi regional selama 25 tahun, kepada AP.

"Beberapa kota telah tumbuh jauh lebih kaya, berkat monopoli mereka pada sejumlah pekerjaan teknis yang menguntungkan dan harga properti yang melonjak. Kota lainnya berkembang pesat karena melonjaknya produksi minyak dan gas," tulis AP, dan menambahkan pemulihan tersebut, dalam beberapa kasus membuat disparitas ekonomi regional semakin buruk. [ka/jm]

XS
SM
MD
LG