Tautan-tautan Akses

AS

Partai Demokrat Dukung Momentum Korps Iklim Sipil 


Para pengunjuk rasa dalam demo yang menyatakan keprihatinan terhadap perubahan iklim, di Indianapolis, AS, 20 September 2019.

Momentum sedang dibangun di antara anggota Partai Demokrat di Kongres Amerika Serikat (AS) untuk menyediakan dana penting bagi Korps Iklim Sipil (CCC), sebuah program yang awal tahun ini diusulkan oleh Presiden Joe Biden sebagai bagian dari Rencana Lapangan Kerja Amerika.

Rencana tersebut menginginkan program federal yang akan mempekerjakan anak muda AS pada berbagai proyek guna memulihkan kerusakan akibat perubahan iklim, agar daerah berisiko di AS lebih kebal terhadap perubahan iklim. Program ini juga diharapkan ikut membangun jenis infrastruktur yang akan memungkinkan sumber energi terbarukan untuk lebih terintegrasi secara menyeluruh ke dalam ekonomi AS.

Jika rencana mereka membuahkan hasil, Partai Demokrat akan memasukkan setidaknya $ 10 miliar dana untuk organisasi baru itu ke dalam paket anggaran sebesar $ 3,5 triliun yang bisa dipaksakan melalui Kongres pada pemungutan suara khusus oleh Partai Demokrat saja akhir tahun ini.

Peluncuran proposal penting Biden khususnya di hari-hari pertama kepresidenannya telah mengundang perbandingan dengan presiden dari Partai Demokrat sebelumnya, termasuk Franklin Delano Roosevelt (FDR) dan Lyndon Baines Johnson.

Proposal untuk Korps Iklim Sipil mungkin pengingat Biden yang paling jelas pada hari-hari FDR menggemakan, Korps Konservasi Sipil yang dibentuk FDR pada 1933. Versi CCC pada masa itu dirancang sebagai program lapangan kerja, di tengah Depresi Besar, yang akan memiliki manfaat tambahan penciptaan proyek-proyek yang berkesinambungan bagi bangsa dan rakyatnya.

Meski demikian partisipasi pada CCC asli itu secara eksplisit terbatas pada laki-laki, dan dalam banyak kasus praktis terbatas pada laki-laki kulit putih. Pendukung CCC baru telah menjelaskan bahwa mereka mengharapkan program semacam itu akan keanggotaan dan pengelolaannya akan beragam.

Pendukung CCC yang baru melihatnya sebagai organisasi yang bisa bermitra dengan lembaga federal dan negara bagian yang ada untuk mengirimkan tenaga kerja dan sumber daya ke bagian negara yang paling membutuhkan, sambil menawarkan peluang kepada perempuan dan minoritas di bidang di mana mereka kurang terwakili. [my/ft]

XS
SM
MD
LG