Tautan-tautan Akses

Pangeran Arab Saudi yang Serukan Reformasi, Meninggal dalam Usia 87 Tahun


ARSIP – Pangeran Talal bin Abdel Aziz, kanan, dan Ratu Rania dari Yordania, kiri, menghadiri upacaran pembukaan Arab Open University, cabang Yordania, di Amman, Yordania, Rabu 24 Februari 2010 (foto: AP Photo/Nader Daoud)
ARSIP – Pangeran Talal bin Abdel Aziz, kanan, dan Ratu Rania dari Yordania, kiri, menghadiri upacaran pembukaan Arab Open University, cabang Yordania, di Amman, Yordania, Rabu 24 Februari 2010 (foto: AP Photo/Nader Daoud)

Pangeran Talal bin Abdulaziz, anggota senior keluarga kerajaan yang mendukung hak-hak kaum perempuan dan pernah memimpin kelompok pangeran “pembangkang,” meninggal dunia dalam usia 87 tahun.

Pangeran Talal adalah abang Raja Salman dan ayah pebisnis Pangeran Alwaleed bin Talal. Otorita kerajaan mengatakan sholat jenazah bagi Pangeran Talal, yang meninggal hari Sabtu (22/12), akan dilangsungkan di Riyadh pada hari Minggu (23/12).

Pada tahun 1960an, Pangeran Talal memimpin sekelompok pangeran yang menyerukan dibuatnya aturan yang membagi sebagian wewenang raja. Ia memimpin kelompok itu dari Lebanon dan Mesir. Ketika itu pemimpin Mesir adalah Presiden Gamal Abdel Nasser yang merupakan musuh Arab Saudi.

Setelah muncul keretakan diantara Pangeran Talal dan Mesir, ia diijinkan kembali ke Arab Saudi tahun 1964. [em]

XS
SM
MD
LG