Tautan-tautan Akses

Organisasi HAM Nyatakan Keprihatinan Situasi di Zimbabwe


Emmerson Mnangagwa (tengah baju biru), menyalami pendukungnya di luar markas partai Zanu-PF di Harare, Zimbabwe, Selasa (22/11).

Sejumlah aktivis dan organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) mulai menyatakan keprihatinan mereka sementara pemimpin baru Zimbabwe akan dilantik pada hari Jumat (24/11).

Pendeta yang memimpin demonstrasi besar anti-pemerintah tahun lalu, Evan Mawarire, mengatakan rakyat Zimbabwe harus memberitahu Emmerson Mnangagwa bahwa negara tersebut seharusnya adalah untuk seluruh rakyat dan bukan hanya untuk partai yang berkuasa.

Emmerson Mnangagwa dalam pidato pertama dalam jabatan barunya pada hari Rabu berbicara tentang “bekerja bersama-sama”, tetapi dia juga membacakan slogan partai ZANU-PF yang berkuasa itu.

Sementara itu, Human Rights Watch mendesak militer Zimbabwe untuk mengidentifikasi di depan umum setiap orang yang ditahan setelah mereka terjun pekan lalu dan membawa Presiden Robert Mugabe untuk dikenakan tahanan rumah. Kalangan militer menarget mereka yang disebut 'penjahat' yang dekat dengan Ibu Negara dan dituduh merugikan ekonomi negara itu.

Sementara Zimbabwe bersiap-siap melantik seorang pemimpin baru setelah 37 tahun, perhatian kini beralih ke nasib Robert Mugabe dan istrinya. [mg/is]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG