Tautan-tautan Akses

Menlu AS dan Korsel Bahas Cara-Cara untuk Berdialog dengan Korut


Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, kiri, dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong berpose untuk media sebelum pertemuan mereka di Kementerian Luar Negeri di Seoul, Korea Selatan 17 Maret 2021. (Foto: Lee Jin-man via REUTERS)

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong telah membahas upaya-upaya untuk berdialog dengan Korea Utara, termasuk prospek mengenai bantuan kemanusiaan, kata kantor kementerian luar negeri kedua negara, Jumat (6/8).

Meskipun kedua sekutu itu ingin Korea Utara menghentikan program misil dan senjata nuklirnya, kadang-kadang mereka berbeda pendapat mengenai pendekatannya. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in ingin benar-benar membangun hubungan ekonomi antara kedua Korea sedangkan AS telah lama bersikukuh mengenai tindakan denuklirisasi sebagai langkah pertama.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, dalam pernyataan mengenai percakapan telepon antara Blinken dan Chung, mengatakan, mereka sepakat untuk mengadakan diskusi yang rinci mengenai cara-cara untuk bekerja sama dengan Korea Utara, termasuk kerja sama kemanusiaan, dan terus melakukan upaya untuk berdialog dengan negara itu.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong selama pertemuan bilateral sebagai bagian dari pertemuan para menteri luar negeri G7, di London, Inggris 3 Mei 2021. (Foto: Ben Stansall via REUTERS)
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong selama pertemuan bilateral sebagai bagian dari pertemuan para menteri luar negeri G7, di London, Inggris 3 Mei 2021. (Foto: Ben Stansall via REUTERS)


“Menteri Blinken dan Menteri Chung sepakat untuk melanjutkan upaya-upaya diplomatik terpadu untuk mencapai kemajuan substansial ke arah tujuan menuntaskan denuklirisasi dan terwujudnya perdamaian yang abadi di Semenanjung Korea,” kata kementerian tersebut.

Blinken mengukuhkan dukungan AS bagi dialog dan keterlibatan antara Korea Utara dan Korea Selatan, kata Departemen Luar Negeri AS dalam suatu pernyataan.

Pekan lalu, kedua Korea memulihkan sambungan-sambungan telepon langsung (hotline) yang diputuskan Korea Utara tahun lalu, dan para pejabat Korea Selatan mengatakan Moon dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berupaya memperbaiki hubungan yang tegang dan memulai kembali pertemuan tingkat tinggi.

Menurut para anggota parlemen Korea Selatan, Korea Utara menginginkan sejumlah pelonggaran sanksi internasional sebelum memulai kembali perundingan dengan AS. Tetapi AS menunjukkan sedikit saja keinginan melonggarkan sanksi-sanksi sebelum pembicaraan mengenai senjata nuklir dan misil balistik Korea Utara. [uh/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG