Tautan-tautan Akses

Mantan Presiden Bolivia Berupaya Bunuh Diri di Penjara


Mantan presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez, yang telah ditahan, dikawal Komandan Polisi Bolivia Jhonny Aguilera di bandara militer di El Alto, Bolivia, 13 Maret 2021. (Foto: AP)

Putra mantan presiden sementara Bolivia, Senin (23/8), mengatakan ibunya “putus asa” dan berupaya bunuh diri di penjara ketika menunggu sidang pengadilan atas tuduhan genosida.

Jeanine Anez, yang dipenjara di lembaga pemasyarakatan khusus perempuan Miraflores di La Paz, Sabtu (21/8), menderita luka-luka di bagian lengan akibat tindakannya sendiri .

Jaksa Agung Bolivia Juan Lanchipa, Jumat (20/8), mengumumkan bahwa Anez yang akan didakwa atas tuduhan “genosida, jatuhnya korban luka ringan dan serius, yang diikuti kematian” dalam krisis sosial di negara itu pada 2019.

Putra Anez, Jose Armando Rivera, mengatakan “ia tidak lagi bisa menghadapi ketidakadilan, segala pelanggaran oleh pemerintah.”

Otoritas penjara mengatakan perempuan berusia 54 tahun yang ditahan sejak Maret lalu, menderita depresi dan tekanan darah tinggi.

Keluarganya telah berulangkali meminta agar ia dirawat di klinik.

Setelah pemilihan umum 2019 yang gagal dan pengunduran diri Evo Morales -pemimpin Bolivia sejak lama-, serta orang-orang di atasnya, Anez memimpin Bolivia selama 11 bulan.

Menurut laporan yang dirilis pakar hak asasi manusia independen awal bulan ini, pemerintah sementara menganiaya lawan-lawan politiknya dengan melakukan “penyiksaan sistematis” dan “eksekusi singkat” oleh pasukan keamanan. [em/lt]

Lihat komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG