Tautan-tautan Akses

Makam Diktator Spanyol akan Dipindah


Makam Jenderal Francisco Franco di San Lorenzo del Escorial dekat Madrid di Velle de los Caidos (Lembah bagi yang Gugur), 3 Juli 2018.
Makam Jenderal Francisco Franco di San Lorenzo del Escorial dekat Madrid di Velle de los Caidos (Lembah bagi yang Gugur), 3 Juli 2018.

“Karena mereka mau memindahkan Franco, saya mau melihatnya. Rasa ingin tahu yang menakutkan,” kata Antonio Nevado. Nevado adalah satu dari ribuan pengunjung lainnya yang bergegas untuk melihat makam mendiang diktator itu sebelum kerangka jenazahnya dipindahkan.

Francisco Franco yang memerintah Spanyol dengan tangan besi dari akhir perang saudara 1936-1939 sampai kematiannya pada 1975, dimakamkan di sebuah basilika di sisi gunung di luar Madrid dengan salib menjulang setinggi 150 meter di atasnya.

Jumlah pengunjung ke makam itu, yang dikenal sebagai Lembah bagi yang Gugur, terus bertambah sejak pemerintah baru sosialis di Spanyol mengumumkan tak lama sejak berkuasa pada Juni bahwa kerangka jenazah Franco akan dipindahkan dari basilika itu.

Lembaga Peninggalan Sejarah Nasional (Spanyol) yang mengurus basilika itu mengatakan 38.269 orang mengunjungi basilika itu pada Juli, dibanding 23.135 orang pada Juni dan 25.532 orang pada Juli tahun lalu.

Javier Botia (40 tahun) dan rekannya Angeles Abellan (42 tahun)dari Murcia mengatakan mereka sudah lama berencana mengunjungi basilika meskipun mereka tidak bersimpati dengan Franco.

“Ini sejarah, bagian dari warisan kami, sangat mengesankan,” kata Botia sambil berdiri di lapangan luas basilika dan melihat ke atas salib yang terbuat dari granit itu. [vm/al]

XS
SM
MD
LG