Tautan-tautan Akses

Mahasiswi China Yang Shuping merilis permintaan maaf di media sosial China karena dalam pidato wisudanya ia membandingkan udara segar dan politik di tanah airnya dengan di Amerika.

Dalam pidato hari Minggu di University of Maryland, Yang menggambarkan pengalamannya mendarat di Amerika di mana ia tidak harus memakai satu dari lima topeng pelindung polusi udara.

"Orang sering bertanya, 'Apa alasan Anda kuliah di University of Maryland? Saya selalu menjawab,' Udara segar," ujar Yang dalam pidatonya. Ia kemudian mengatakan akan segera merasakan udara segar yang lain, yaitu "udara segar kebebasan berbicara." "Demokrasi dan kebebasan adalah udara segar yang layak diperjuangkan," pungkasnya.

Video pidatonya ditonton lebih dari 50 juta kali di media sosial China, menuai reaksi yang berkelanjutan dan cepat dari para komentator yang menuduhnya berbohong tentang kualitas udara di kampung halamannya di Kunming.

Kementerian luar negeri China mendesak warganya "membuat pernyataan yang bertanggungjawab."

Yang meminta maaf hari Senin dan mengatakan ia tidak bermaksud mengecilkan negaranya. [ka/al]

XS
SM
MD
LG