Tautan-tautan Akses

Lawatan Paus Fransiskus ke Malta akan Soroti Penderitaan Migran


Paus Fransiskus di Vatikan, 5 Februari 2020. (Foto: dok).

Paus Fransiskus akan melakukan lawatan pertama sebagai Paus dalam 10 tahun ini ke Malta, negara pulau kecil di kawasan Laut Tengah, pada bulan Mei. Di sana ia diperkirakan akan membela hak-hak kaum migran yang berusaha mencapai Eropa.

Vatikan, Senin (10/2) menyatakan Paus Fransiskus akan mengunjungi negara yang terletak di antara Sisilia dan Afrika Utara itu, pada 31 Mei mendatang.

Malta menjadi pusat sengketa antara Italia dan beberapa negara Eropa, mengenai negara mana yang akan menerima para migran yang diselamatkan di Laut Tengah oleh kapal-kapal milik berbagai LSM.

Seperti Italia, negara ini telah sering menutup pelabuhannya bagi kapal-kapal bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan migran, dengan alasan hal tersebut seharusnya juga dilakukan oleh negara-negara Uni Eropa lainnya.

Paus Fransiskus, yang membuat pembelaan terhadap kaum migran sebagai bagian penting kepausannya dan telah sering menyebut Laut Tengah sebagai kuburan, telah mengkritik penutupan pelabuhan-pelabuhan itu.

Secara politis, pulau itu masih sedang dalam pemulihan setelah pembunuhan wartawan investigatif Daphne Caruana Galizia dalam serangan bom mobil pada tahun 2017. Paus Fransiskus mungkin akan memberi penghormatan kepadanya, sebut seorang sumber Vatikan.

Malta penting dalam sejarah kekristenan karena sebuah kapal yang membawa Santo Paulus ke Roma karam di sana sekitar tahun 60.

Lawatan Paus Fransiskus ke Malta juga dianggap sebagai penghormatan terhadap Uskup Agung Malta, Charles Scicluna, yang merupakan penyelidik pelecehan seksual Vatikan yang paling berpengalaman.

Penyelidikan Scicluna telah menyebabkan pemecatan beberapa pedofil di gereja di Meksiko, Chili dan negara-negara lainnya.

Scicluna juga pembela terdepan kaum migran, yang kerap mengritik kebijakan pemerintah. Pada tahun 2017, ia mengunjungi Phoenix, salah satu kapal penyelamat milik LSM yang beroperasi di perairan bagian selatan Laut Tengah untuk menyelamatkan migran dari bahaya tenggelam.

Ini akan merupakan lawatan pertama Paus Fransiskus keluar Italia pada tahun ini. Ia diharapkan untuk mengunjungi Indonesia, Timor Leste dan Papua Nugini pada September mendatang, sebut sumber-sumber diplomatik. [uh/ab]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG