Tautan-tautan Akses

Latihan Militer Bersama AS-Korsel Tahun Depan Mungkin Ditangguhkan


Dua tentara Korea Selatan usai melakukan latihan menembak dengan tank K-1 dalam latihan militer bersama AS-Korsel di Pocheon, Korea Selatan.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan hari Selasa (19/12) bahwa latihan militer bersama tahun depan mungkin ditangguhkan sampai setelah Olimpiade musim dingin.

Pemimpin Korea Selatan itu, dalam wawancara dengan NBCNews, mengatakan bahwa ia telah menyarankan kepada Amerika dan "Amerika sedang meninjaunya kembali.”

Juru bicara kepresidenan di Seoul menjelaskan hari Rabu bahwa penangguhan latihan bersama itu akan bergantung pada pengekangan tindakan provokatif oleh Korea Utara pada waktu Olimpiade musim dingin PyeongChang sedang berlangsung di tahun 2018 di Korea Selatan bulan Februari.

Presiden Moon mengatakan penghentian provokasi akan membantu menciptakan “suasana yang baik menuju dialog antara kedua Korea serta Amerika-Korea Utara.”

Namun, Menteri Luar Negeri Amerika Rex Tillerson mengatakan di Ottawa, Kanada, hari Selasa bahwa ia tidak mengetahui adanya rencana untuk “mengubah latihan militer teratur yang sudah dijadwalkan dan sudah diadakan sejak lama.”

Tillerson mengatakan sebelumnya Amerika Serikat bersedia melakukan pembicaraan perdamaian tak bersyarat dengan Korea Utara, tetapi setelah dikecam oleh Gedung Putih, ia menjelaskan bahwa Pyongyang harus lebih dahulu memperoleh kelayakannya untuk berunding dengan menghentikan provokasi lebih jauh.

Dalam dua tahun terakhir, Korea Utara telah mempercepat program pengembangan misil dan nuklirnya, dan bulan lalu mengumumkan Korea Utara telah mencapai kapasitas operasi untuk menyasar daratan Amerika Serikat dengan misil balistik antar-benua. [gp]

XS
SM
MD
LG