Tautan-tautan Akses

Korea Utara dan Selatan Tak Akan Pawai Bersama di Paralimpiade


Andrew Parsons, Presiden IPC atau Komite Paralimpiade Internasional.

Komite Paralimpiade Internasional hari Kamis (8/3) mengatakan Korea Utara dan Selatan tidak akan berpawai bersama dalam upacara pembukaan Paralimpiade Musim Dingin hari Jumat karena perbedaan pendapat apakah akan menyertakan pulau-pulau sengketa dalam bendera unifikasi.

Hal yang disengketakan adalah pulau-pulau yang dikuasai Korsel di Laut Jepang yang juga diklaim oleh Jepang.

Komite itu mengatakan setelah perundingan yang panjang dengan kedua Korea, Korut “tidak terima karena tidak boleh menampilkan Dokdo dalam bendera unifikasi selama pertandingan.”

Korsel menyebut kepulauan itu Dokdo sementara Jepang menyebutnya Takeshima.

Komite Paralimpiade Internasional membalas klaim Pyongyang itu, mengatakan Korea Utara dan Selatan akan berpawai secara terpisah karena bendera tidak bisa diubah.

Atlet-atlet dari kedua Korea berpawai bersama dalam pembukaan Olimpiade Musim Dingin bulan Februari lalu di bawah “bendera unifikasi” yang netral, sebagai bagian dari upaya-upaya rekonsiliasi. Ratusan pemandu sorak Korut dan adik Kim Jong Un hadir dalam upacara pembukaan.

Korsel merespon dengan mengirim utusan khusus Presiden Moon Jae-in ke Pyongyang, di mana Kim memberitahu mereka akan kesediaannya untuk membahas denuklirisasi dengan AS. [vm/ii]

XS
SM
MD
LG