Tautan-tautan Akses

Ketua DPR AS Skeptis Capai Kesepakatan soal Kenaikan Pagu Utang


Ketua DPR Amerika John Boehner skeptis akan bisa mencapai kesepakatan bipartisan soal kenaikan pagu utang AS.
Ketua DPR Amerika John Boehner skeptis akan bisa mencapai kesepakatan bipartisan soal kenaikan pagu utang AS.

John Boehner tidak yakin akan segera mencapai kesepakatan yang bisa memuaskan fraksi Republik yang menguasai DPR, fraksi Demokrat yang menguasai Senat, dan Gedung Putih.

Meskipun rakyat Amerika dan dunia menunggu-nunggu untuk menyaksikan apakah negara terkuat dan penghutang terbesar dunia bisa menghindari runtuhnya sistem keuangan, Ketua DPR Amerika, John Boehner, tidak memberi indikasi akan segera mencapai kesepakatan yang bisa memuaskan fraksi Republik yang menguasai DPR, fraksi Demokrat yang menguasai Senat, dan Gedung Putih.

Ia mengatakan, “Saya lebih memilih pendekatan bipartisan untuk menyelesaikan masalah ini. Jika tidak ada pendekatan itu, saya dan rekan-rekan fraksi Republik di DPR sekarang siap bertindak dengan pendekatan kami sendiri.”

Boehner berbicara demikian dalam program televisi Fox News Sunday. Setelah pembahasan berbulan-bulan, hari Jumat perundingan masalah hutang antara Gedung Putih dengan para anggota Kongres utama gagal menyangkut berapa besar jumlah pemasukan baru ke kas negara yang termasuk dalam paket pengurangan defisit trilyunan dolar akan dipangkas.

Boehner mengindikasikan bahwa apa yang disebut “grand bargain” atau paket pengurangan belanja besar masih mungkin dilakukan, tetapi mengatakan paket pengurangan defisit yang lebih kecil yang didasarkan pada usul fraksi Republik yang disetujui minggu lalu, lebih besar kemungkinannya. Usul itu tergantung pada pengurangan pembelanjaan sendiri untuk memperbaiki kondisi fiskal Amerika. Senat menggagalkan usul itu hari Jumat.

Presiden Barack Obama mengatakan lebih memilih paket pengurangan defisit yang besar, tetapi akan bersedia mematuhi upaya teknis yang sedang dirundingkan oleh para pemimpin Senat yang menungkinkan presiden menaikkan pagu hutang tanpa dukungan mayoritas dari Kongres.

Karena tinggal beberapa hari tersisa untuk memastikan kesepakatan itu, Menteri Keuangan Timothy Geithner cemas dengan belum adanya kesepakatan yang dicapai.

Geithner juga berbicara pada Fox News hari Minggu. Ia mengatakan pasar keuangan dunia dan badan-badan pemeringkat keuangan tidak akan terkesan apabila Amerika benar-benar menaikkan pagu hutang tanpa mengatasi ketidakseimbangan fiskal jangka panjang.

“Pasar keuangan dan badan-badan pemeringkat akan melihat pada apakah kita berhasil mencegah terjadinya kondisi tidak mampu membayar hutang, yang saya yakin akan bisa kita lakukan. Mereka akan melihat pada apakah kita bisa mengatasi kondisi-kondisi yang menyebabkan kegagalan membayar hutang dalam perekonomian Amerika, dan mereka akan melihat pada kualitas tabungan dan reformasi yang kita lakukan,” ujarnya.

Para analis keuangan menyatakan pasar dunia akan bingung apabila jalan ke arah kesepakatan mengenai pagu hutang tetap suram.

Badan-badan pemeringkat keuangan mengingatkan bahwa peringkat hutang Amerika akan turun akibat ketidakmampuan membayar hutang dan apabila kenaikkan pagu hutang dilakukan tanpa reformasi fiskal. Kondisi seperti ini akan mengakibatkan naiknya suku bunga, membuat situasi hutang Amerika lebih buruk dan lebih mempersulit pemulihan ekonomi.

XS
SM
MD
LG