Tautan-tautan Akses

Kendati Babak Belur, Pejabat Eropa Peringatkan Islamic State Tetap Mampu Serang Balik


Petugas polisi bersenjata berpatroli daerah di sekitar Manchester Arena di Manchester, 24 Mei 2017 (foto: AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Jangkauan ISIS tampaknya tidak akan pudar bahkan sewaktu kelompok teror tersebut kehilangan kekuasaannya atas Mosul dan Raqqa yang sekarang runtuh.

Pejabat keamanan Eropa semakin khawatir bahwa jangkauan ISIS tidak akan pudar bahkan sewaktu kelompok teror tersebut kehilangan kekuasaannya atas Mosul dan Raqqa, ibu kota kembar dari kekhalifahan yang diumumkannya sendiri dan sekarang runtuh.

Sebaliknya, mereka memperingatkan tentang sebuah organisasi yang telah dengan hati-hati menemukan kembali dirinya untuk berperang langsung ke Barat dengan Eropa sasaran utamanya.

"Meskipun ISIS baru-baru ini mengalami kemunduran di medan perang, kelompok tersebut telah mencapai tingkat kemampuan yang baru," kata Manuel Navarrette, kepala Pusat Antiterorisme Eropa, Europol, memperingatkan dalam sebuah kunjungan baru-baru ini ke Washington.

"ISIS telah menunjukkan kemampuan untuk menyerang sesuka hati, kapanpun, pada hampir semua sasaran yang dipilih," katanya.

Menurut Navarrette, yang membuat situasi semakin tidak menyenangkan adalah, ISIS tampaknya dapat mengubah calon rekrutan menjadi pelaku lebih cepat dari sebelumnya.

"Kebanyakan dari mereka berjanji setia sehari sebelumnya," tambah Koordinator Kontra Terorisme Uni Eropa, Gilles de Kerchove. "Mereka menyerang di dekat tempat tinggal mereka."

Ini adalah pandangan yang dimiliki oleh banyak pejabat Eropa, beberapa di antaranya telah menyampaikan pesan mereka langsung ke rekan mereka di AS.

Pejabat ini menunjukkan serangan baru-baru ini di Manchester, London dan Paris, dan mencoba menyerang di Belgia, sebagai pertanda dari apa yang bisa terjadi. [ps/al]

XS
SM
MD
LG