Tautan-tautan Akses

Kematian Akibat Virus Corona di AS Kini Terendah dalam Beberapa Bulan


Pekerja medis bersiap untuk mengintubasi pasien Covid-19 di unit perawatan intensif United Memorial Medical Center di Houston, Texas, AS, 29 Juni 2020. (REUTERS / Callaghan O'Hare)

Di tengah-tengah berlanjutnya keprihatinan di kalangan anggota Gugus Tugas Virus Corona Gedung Putih yang dipimpinnya, Wakil Presiden AS Mike Pence menekankan hal-hal positif mengenai situasi terbaru perebakan wabah, menjelang kunjungannya ke Arizona hari Rabu (1/7). Arizona adalah salah satu daerah dengan lonjakan terbesar penularan.

“Tingkat kematian mencapai yang terendah sejak Maret,” kata Pence kepada wartawan hari Selasa (30/6) dalam kunjungannya ke kantor pusat Layanan Kesehatan Masyarakat AS. “Kita dalam posisi yang jauh lebih baik daripada empat bulan silam, bahkan dua bulan lalu,” lanjutnya.

Wakil Presiden Pence di Rockville, Md., Selasa, 30 Juni 2020. (AP Foto / Jacquelyn Martin)
Wakil Presiden Pence di Rockville, Md., Selasa, 30 Juni 2020. (AP Foto / Jacquelyn Martin)

Pence mencatat ada 12 negara bagian “dengan jumlah kasus dan persentase kasus positif yang meningkat” dan 28 negara bagian lainnya dengan salah satu dari situasi tersebut. Selain ke Arizona, Pence juga pekan ini akan melawat ke Texas, salah satu negara bagian yang paling terpukul oleh wabah Covid-19.

Satu tim beranggotakan 62 personel bantuan medis bencana yang dikerahkan oleh Badan Manajemen Darurat Federal kini berada di lapangan di Arizona, kata Pence.

Jumlah kasus virus corona di Texas pada hari Selasa bertambah 6.975, kenaikan tertinggi dalam satu hari sejak awal pandemi, sebut departemen kesehatan negara bagian itu.

Ke-50 negara bagian kini membuka kembali ekonomi mereka, jelas Pence. Namun 16 negara bagian telah mengurangi sebagian aktivitas yang diizinkan – suatu langkah yang kata Pence ia dukung sepenuhnya. “Kita akan memperlambat penyebaran, kita akan melandaikan kurva. Kita akan menyelamatkan nyawa,” kata Pence.

Pakar penyakit menular terkemuka AS mengatakan kepada para legislator di Capitol Hill hari Selasa (30/6) bahwa ia “cukup prihatin” mengenai lonjakan kasus virus corona di Amerika.

Amerika menghadapi 40 ribu kasus baru dalam sehari, kata Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, di hadapan Komite Kesehatan, Pendidikan, Tenaga Kerja dan Pensiun di Senat. Ia menyatakan tidak akan terkejut apabila jumlah itu meningkat hingga 100 ribu per hari jika kondisi tidak berubah. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG