Tautan-tautan Akses

AS

Kebakaran di Wilayah Perkebunan Anggur California Tewaskan 11 Orang


Kebakaran juga melanda Hotel Hilton Sonoma Wine Country di Santa Rosa, California, Senin (9/10).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran California mengatakan kebakaran di beberapa lokasi telah menewaskan 11 orang di wilayah perkebunan anggur negara bagian itu.

Keadaan darurat diberlakukan di Napa, Sonoma, dan Yoba, di mana sebagian orang masih terancam bahaya.

"Harap bersabar, banyak petugas penanggap pertama yang terlatih bekerja sama untuk membuat semua orang selamat. Sekarang kami secara aktif berusaha menyelamatkan orang. Kami berada dalam tahap itu,” kata Sheriff Sonoma Rob Giordano.

Lebih dari 1.500 rumah dan tempat usaha hancur; banyak orang cedera dan banyak lagi yang belum diketahui nasibnya sementara api berkobar di 14 lokasi di tiga county di California utara. Dua puluh ribu orang telah dievakuasi, termasuk ratusan orang dari rumah-rumah sakit setempat.

Rekaman video dan foto-foto di internet menunjukkan kantong-kantong kehancuran, termasuk sebuah perkampungan yang hancur menjadi abu, hotel Hilton yang dilahap api, dan sebuah toko swalayan yang menjadi kobaran api. Suhu yang tinggi dan kondisi kering membuat kobaran api menggila, membuat 20 ribu orang kehilangan tempat tinggal, banyak rumah mengalami mati listrik, dan sekolah-sekolah serta dua rumah sakit di Sonoma terpaksa tutup.

Steve Crawford, pejabat pada Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California mengatakan Selasa pagi bahwa perubahan cuaca mungkin akan membantu para petugas pemadam kebakaran.

Di wilayah perkebunan anggur di utara San Fransisco, Sonoma County mengalami korban jiwa paling banyak, dengan kantor sheriff telah mengukuhkan tujuh korban tewas terkait kebakaran. Lebih dari 100 orang telah dirawat karena cedera terkait kebakaran, termasuk luka bakar dan karena menghirup asap, menurut laporan CNN.

Selain kerusakan potensial terhadap kebun anggur karena api, para pakar mengatakan paparan lama pada asap tebal dapat mencemari buah anggur yang belum dipetik.Fred Oliai, 47 tahun, pemilik pabrik anggur Alta Napa Valley mengatakan, para pembuat minuman anggur merasa sangat cemas.

“Kita tidak dapat melihat apapun,” katanya dalam wawancara melalui telepon. “Asap sangat tebal.” OIiai belum dapat menjenguk kebun anggurnya untuk melihat apakah api mengimbas lahan anggur miliknya seluas 36 hektar. “Kami telah memetik anggur kami pekan lalu, tetapi banyak yang lain belum sempat melakukannya,” kata Oliai.

Badan Pengelolaan Darurat Federal telah menyetujui hibah untuk membantu membayar biaya memadamkan 10 kebakaran di negara bagian California. [ds]

XS
SM
MD
LG