Tautan-tautan Akses

Kalanick Angkat 2 Direktur Baru untuk Uber


Travis Kalanick berbicara kepada para pelajar dalam sebuah acara di Institut Teknologi India, di Mumbai, India,19 Januari 2016. (Foto:Dok)

Travis Kalanick, CEO Uber yang tersingkir, menunjuk dua direktur baru untuk dewan direksi perusahaan taksi berbasis aplikasi daring (online), kantor berita Associated Press melaporkan. Langkah tersebut merupakan bagian perseteruan yang terus berlanjut dengan salah satu investor utama Uber.

Mantan CEO Xerox Ursula Burns dan mantan CEO Merrill Lynch dan CIT Group, John Thain ditunjuk sebagai direktur dalam pernyataanJumat (29/9) Kalanick dalam pernyataannya, dan bukan merujuk kepada Uber Technologies. Kalanick mengatakan, dewan itu membutuhkan jajaran direksi lengkap untuk mempertimbangkan kemungkinan perubahan besar pada dewan itu dan juga hak suara di dalam Uber.

Burns adalah kepala dan CEO Xerox tahun 2009 sampai 2016. Ia keluar dari Xerox setelah perusahaan itu terpecah dua menyusul tekanan dari investor yang juga aktivis, Carl Icahn. Sedangkan Thain bekerja di Goldman Sachs selama 25 tahun dan menjadi presiden perusahaan itu tahun 1999.

Investor memberi Kalanick kekuasaan memilih tiga direktur tahun lalu. Ia mengangkat diri ke dalam dewan Juni lalu setelah mundur sebagai CEO. Pengunduran diri dilakukannya saat Uber menghadapi tuntutan hukum, tentangan yang meningkat dari beberapa pihak berwenang dan kritik yang meningkat atas budaya perusahaan itu serta tuduhan pelecehan seksual.

Beberapa eksekutif mengundurkan diri tak lama setelah Kalanick melepas jabatan CEO, demikian pula anggota dewan David Bonderman, yang membuat pernyataan bernada seksis dalam rapat karyawan. Sebanyak 20 Karyawan Uber dipecat setelah firma hukum menyelidiki keluhan pelecehan, intimidasi dan pembalasan.

Uber menunjuk CEO Expedia Dara Khosrowshahi sebagai CEO baru akhir Agustus lalu. [ka]

XS
SM
MD
LG