Tautan-tautan Akses

Pemerintah Jerman Setujui Rencana Tarif Tol Baru


Suasana lalu lintas di kota Bochum, Jerman (foto: ilustrasi). Jerman hari Rabu (25/1) menyetujui rencana memberlakukan tarif tol bagi mobil.

Kabinet Jerman hari Rabu (25/1) menyetujui rencana memberlakukan tarif tol bagi mobil, setelah menyelesaikan perselisihan dengan Komisi Eropa yang menilai rencana tarif itu mendiskriminasi pengemudi asing.

Berdasar rencana baru, Jerman akan mengenakan tarif tol, yang jumlahnya dikaitkan kriteria lingkungan, bagi mobil-mobil yang terdaftar di luar Jerman.

Mobil yang tidak terlalu mencemari lingkungan akan membayar tol lebih rendah. Biaya tahunan maksimum untuk kendaraan asing direncanakan 130 Euro.

Kendaraan yang terdaftar di Jerman akan membayar tol tetapi akan mendapat potongan pajak yang jumlahnya akan turun bila mobil kurang ramah pada lingkungan. Tol itu diperjuangkan oleh sekutu konservatif Kanselir Jerman Angela Merkel di Bavaria.

Menteri Transportasi Jerman Alexander Dobrindt mengatakan sistem baru itu adalah perubahan besar karena mengalihkan beban pembiayaan jalan kepada pengguna.

Komisi Eropa di Brussels menilai rencana awal, yang disetujui parlemen Jerman tahun 2015, diskriminatif, dan melanggar aturan Uni Eropa. Kedua pihak mengatasi perbedaan mereka bulan lalu. Tarif baru akan berlaku setelah pemilu federal Jerman September.

Kabinet Merkel juga menyetujui rencana mobil swa-kemudi di mana produsen mobil akan bertanggungjawab atas kegagalan sistem yang mengakibatkan kecelakaan. Berdasar rencana itu, pengemudi mobil swa-kemudi boleh surfing internet tetapi harus mengambil-alih kemudi jika sistem memberitahu mereka untuk melakukannya. [ka/ds]

XS
SM
MD
LG