Tautan-tautan Akses

Ketegangan tetap tinggi di tempat suci Yerusalem yang disengketakan Islam dan Yahudi, setelah Israel memberlakukan tindakan keamanan baru.

Israel memasang kamera keamanan baru di pintu masuk Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, situs yang disebut orang Yahudi Temple Mount. Pejabat-pejabat Israel mengatakan, kamera itu bisa menjadi pengganti detektor logam yang kontroversial dan menyebabkan orang Palestina bikin gaduh di lokasi itu pada hari Jum’at.

Israel mengatakan langkah keamanan baru perlu untuk mencegah serangan teroris, seperti yang dilakukan kawanan Arab bersenjata yang membunuh dua polisi Israel di lokasi itu 10 hari lalu. Namun, orang Palestina mengatakan, tiap pemeriksaan keamanan di Masjid tersebut menghina Muslim, dan mereka menuduh Israel mencoba menguasai tempat suci ketiga dalam Islam.

Juru bicara Palestina, Osama Kawasmeh mengatakan, tidak akan ada kompromi mengenai masalah ini. Dia mengatakan, Otoritas Palestina memutuskan semua hubungan dengan Israel sampai status quo Masjid Al-Aqsa dipulihkan.

Itu bisa berakibat fatal karena kerjasama keamanan antara Israel dan pemerintah Palestina telah mencegah banyak serangan teroris.

Pada hari Jumat, seorang warga Palestina berusia 20 tahun mendobrak masuk ke sebuah rumah di pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan menikam tiga orang Israel sampai mati, ketika mereka sedang duduk makan malam pada hari Sabat. Di halaman Facebook penyerang mengatakan, bahwa ia balas dendam atas tindakan Israel di Masjid Al-Aqsa.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengecam serangan tersebut sebagai "tindakan teror yang dilakukan oleh seekor binatang yang dihasut oleh kebencian yang kejam." [ps/al]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG