Tautan-tautan Akses

Kepolisian Belanda: Insiden di Amsterdam Bukan Serangan Teroris


Gambar cuplikan video di atas menunjukkan petugas keamanan berjaga-jaga di luar Stasiun Pusat Amsterdam tanggal 10 Juni 2017 (foto: Kevin Van Den Hurk via AP)

Polisi Belanda menyatakan “tidak ada indikasi apapun” yang mengaitkan insiden mobil yang menabrak kerumunan orang di Amsterdam hari Sabtu (10/6) dengan serangan ekstrimis.

Sedikitnya delapan orang luka-luka ketika sebuah mobil menabrak kerumunan pejalan kaki di sekitar stasiun kereta api utama di Amsterdam hari Sabtu (10/6). Polisi mengatakan “tidak ada indikasi apapun” bahwa ini merupakan serangan ekstremis.

Juru bicara polisi Marjolein Koek mengatakan dua dari delapan orang yang luka-luka itu berada dalam kondisi serius. “Belum ada indikasi apapun bahwa ini adalah serangan teroris,” tambah Koek.

Kepolisian Amsterdam kemudian memasang pesan di Twitter bahwa tampaknya pengemudi mobil tidak berada dalam kondisi sehat. “Kami sudah bicara dengan pelakku. Ia tampaknya tidak sengaja, tapi karena sakit. Jelas kami akan melanjutkan penyelidikan ini untuk menepis kemungkinan lain.”

Polisi mengatakan pengemudi itu parkir di tempat yang tidak semestinya dan melaju kencang ketika didekati polisi, dan menabrak dinding.

Insiden ini segera mendapat perhatian luas setelah beberapa serangan ekstremis di Eropa yang melibatkan mobil, termasuk satu insiden di London pekan lalu.

Gambar-gambar pertama insiden di Amsterdam itu menujukkan kehadiran sejumlah besar polisi di sekitar stasiun kereta api itu, bersama tim gawat darurat. Sebuah mobil berwarna hitam tampak rusak di sisi sebuah dinding yang letaknya dekat dengan stasiun kereta api tersebut. [em]

XS
SM
MD
LG