Tautan-tautan Akses

Iran, China Desak Kesepakatan Nuklir Dipatuhi


Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (kiri) dan Menlu China Wang Yi sebelum pertemuan di di Beijing, Senin (5/12).
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (kiri) dan Menlu China Wang Yi sebelum pertemuan di di Beijing, Senin (5/12).

Menlu China dan Menlu Iran Senin (5/12) mendesak negara-negara yang menandatangani kesepakatan nuklir Iran agar terus mematuhi perjanjian itu.

Menteri luar negeri China dan menteri luar negeri Iran telah mendesak pemerintah-pemerintah yang menandatangani kesepakatan nuklir Iran agar terus mematuhi perjanjian itu terlepas dari adanya “perubahan-perubahan dalam situasi domestik negara-negara yang bersangkutan.”

Komentar mereka tampaknya ditujukan pada Presiden terpilih Donald Trump, yang mengatakan dalam kampanye tahun ini bahwa dia akan merundingkan kembali ketentuan-ketentuan dalam kesepakatan itu dan meningkatkan penegakannya. Trump menyebut perjanjian itu ”kesepakatan paling bodoh yang pernah saya lihat.”

Tidak ada satu pun negara lain yang terlibat dalam perjanjian telah menyatakan minat untuk mengubah kesepakatan itu.

Negara-negara yang menegosiasikan kesepakatan itu “berkewajiban untuk sepenuhnya melaksanakannya,” kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif hari Senin (5/12) di Beijing.

“Iran tidak akan membiarkan negara manapun untuk mengambil tindakan sepihak dengan melanggar perjanjian itu dan Iran memiliki hak untuk mengambil tindakan terhadap hal itu,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga mengatakan bahwa kesepakatan itu harus “dilaksanakan sepenuhnya dan secara keseluruhan, yang merupakan tanggung jawab bersama dan tugas semua pihak yang terlibat dalam perjanjian ini.”

Negosiasi untuk kesepakatan nuklir Iran mencuat karena kekhawatiran bahwa Iran sedang berusaha mengembangkan senjata nuklir. Kekhawatiran itu berulang kali dibantah oleh pemerintah Iran. [lt]

XS
SM
MD
LG