Tautan-tautan Akses

Inggris Batasi Jumlah Anak Pengungsi Tanpa Orang Tuanya


Beberapa anak pengungsi Afghanistan di stasiun, Perancis, siap berangkat menuju Inggris (foto: dok).

Pemerintah Inggris telah membatasi jumlah pengungsi anak-anak yang tidak memiliki orang tua atau pengampu, yang diperbolehkan masuk ke negara itu, karena khawatir adanya pelaku perdagangan manusia yang memanfaatkan sistem tersebut.

Berdasarkan Amandemen Dubs, sekitar 350 anak diizinkan masuk ke Inggris – jauh lebih sedikit dibanding tiga ribu anak yang semula akan diizinkan masuk – untuk menolong puluhan ribu migran anak-anak tanpa orang tua di seluruh Eropa.

Sejauh ini sudah 200 anak yang diijinkan masuk ke Inggris.

Menteri Dalam Negeri Inggris Amber Rudd mengatakan keputusan itu diambil setelah Perancis menyampaikan keprihatinan bahwa tindakan pemerintah Inggris justru mendorong anak-anak melakukan perjalanan berbahaya ke benua itu.

Rudd hari Kamis (9/2) sepakat bahwa langkah itu "mendorong perdagangan manusia”. [em/ii]

XS
SM
MD
LG