Tautan-tautan Akses

AS

Imigrasi Amerika Tahan Gadis Penderita Cerebral Palsy


Petugas Patroli Perbatasan AS menahan imigran yang diduga menyeberang ke Amerika secara ilegal melalui Rio Grande dekat Granjeno, Texas, 11 Agustus 2017.

Pejabat imigrasi Amerika menahan seorang penderita cerebral palsy berusia 10 tahun tidak lama setelah ia menjalani operasi darurat kantung empedu.

Rose Maria Hernandez sedang dalam perjalanan ke rumah sakit dengan sepupunya ketika ambulans yang membawanya dihentikan di sebuah pos pemeriksaan Patroli Perbatasan pada Selasa (24/10). Dia dipindahkan dari pusat medis di Laredo, Texas ke sebuah rumah sakit di Corpus Christi.

Gangguan syaraf telah menyebabkan Hernandez mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Selama telekonferensi Kamis (26/10), pengacara keluarganya, Leticia Gonzalez, mengatakan Hernandez "mentalnya mirip anak yang mendekati usia 4 atau 5 tahun," dan menambahkan "anak tersebut mengalami kesulitan untuk memahami apa yang sedang terjadi."

Hernandez dibawa melintasi perbatasan secara ilegal dari Meksiko ketika dia berusia tiga bulan. Ibu Hernandez mengatakan keluarga mereka mencari perawatan yang lebih baik bagi Hernandez.

Pengawal perbatasan setuju membiarkannya melanjutkan perjalanan ke rumah sakit tapi beberapa mobil lapis baja mengikuti ambulans itu dan petugas bersenjata menunggu di luar ruangan sementara Hernandez menjalani operasi dan pulih dari prosedur tersebut.

Ibu Hernandez dan aktivis imigrasi membenarkan bahwa petugas imigrasi Rabu (25/10) malam membawa Hernandez ke fasilitas San Antonio yang menampung anak-anak imigran yang tiba sendiri di Amerika. Fasilitas itu 150 mil jauhnya dari tempat keluarga Hernandez tinggal di Laredo.

"Dia mengatakan bahwa dia baik-baik saja," kata ibunya, Felipa De La Cruz, melalui seorang penerjemah. "Mereka merawatnya di sana," kata La Cruz. Dia mengatakan "sangat putus asa" karena tidak diizinkan untuk melihat putrinya. Gonzalez mengatakan bahwa Dokter Rosa Maria telah merekomendasikan agar Hernandez diserahkan kepada salah seorang keluarga karena penyakitnya. Tapi Kantor Imigrasi dan Bea Cukai belum menyetujui pembebasannya. [my/al]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG