Tautan-tautan Akses

Hulu Ledak Nuklir Mini Korea Utara Belum Siap Diluncurkan?


Latihan peluncuran rudal di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara. (Foto:dok)

Pakar senjata nuklir meragukan apakah Korea Utara punya kemampuan membuat hulu ledak nuklir dan rudal antar benua atau ICBM yang bisa mencapai daratan Amerika.

Heboh tentang kemajuan teknologi Korea Utara itu muncul setelah bocornya laporan intelijen Amerika yang mengatakan Korea Utara kini punya teknologi untuk membuat hulu ledak nuklir yang cukup kecil dan bisa dibawa oleh sebuah rudal ICBM.

Tapi beberapa pakar mengatakan ada beberapa pertanyaan penting tentang kemampuan senjata nuklir Korea Utara itu yang belum terjawab.

David Albright, bekas inspektur nuklir PBB mengatakan pada VOA bahwa pernilaian badan intelijen pertahanan Pentagon agaknya tidak memperhitungkan “hal-hal yang belum pasti dan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi,” sebelum sistem senjata itu bisa dinyatakan lengkap dan operasional.

Kata Albright, bom nuklir mini yang akan diluncurkan dengan rudal ICBM itu belum bisa dipastikan akan mencapai sasarannya. Sebuah hulu ledak harus bisa bertahan dengan baik selama peluncuran, kemudian terbang di antariksa dan masuk kembali ke atmosfir. Bagian yang terakhir ini paling penting karena ketika rudal memasuki atmosfir terjadi gesekan yang kuat dengan lapisan udara yang lebih padat dan apabila rudal dan hulu ledak itu tidak punya pelindung panas yang baik, seluruhnya akan terbakar dan meledak sebelum tiba di bumi.

Kata pakar Albright lagi, rudal ICBM jenis Hwasong-14 itu baru diuji coba dua kali, dan karenanya belum bisa dipastikan kehandalannya dalam serangan nuklir yang sesungguhnya. (ii)

XS
SM
MD
LG