Tautan-tautan Akses

Hasil Otopsi: Korban Serangan di Suriah Dipastikan Akibat Terkena Senjata Kimia


Dua orang pria dengan sepeda motornya melewati papan peringatan bertuliskan "Awas, Amunisi (Bahan Peledak)" pada lokasi yang diperkirakan mendapat serangan senjata kimia, di daerah Khan Sheikhoun, Idlib, Suriah yang dikuasai pemberontak, 5 April 2017. (REUTERS/Ammar Abdullah)

Media Turki mengutip Menteri Kehakiman Bekir Bozdag yang mengatakan, hasil otopsi yang dilakukan terhadap tiga warga Suriah korban serangan pekan ini di Provinsi Idlib menunjukkan, mereka korban serangan senjata kimia.

Kantor berita swasta DHA mengungkapkan, Bozdag, Kamis mengatakan, “Dipastikan dari hasil otopsi, senjata kimia telah digunakan.”

Aya Fadl berbaring di tempat tidurnya dengan oksigen untuk membantunya bernafas pasca serangan yang diduga menggunakan senjata kimia di kawasan Khan Sheikhoun, Idlib, Suriah, 5 April 2017.
Aya Fadl berbaring di tempat tidurnya dengan oksigen untuk membantunya bernafas pasca serangan yang diduga menggunakan senjata kimia di kawasan Khan Sheikhoun, Idlib, Suriah, 5 April 2017.

Lebih dari 80 orang tewas dalam serangan kimia, Selasa (4/4), di kota Khan Sheikhoun, Suriah Utara. Para pejabat Turki mengatakan, hampir 60 korban dilarikan ke Turki untuk pengobatan dan tiga di antara mereka tewas.

Media Turki juga melaporkan, para pakar WHO terlibat dalam otopsi yang dilakukan di sebuah rumah sakit di Adana, Turki, Rabu malam (5/4) terhadap para korban tersebut.

Avner Shalev, Direktur Yad Vashem, Monumen Peringatan Holokos Israel di Yerusalem, mendesak para pemimpin dunia untuk mengakhiri kekejian yang terjadi di Suriah.

Shalev mengatakan, Kamis (6/4), masyarakat internasional harus mengakhiri penderitaan manusia di sana dan menyediakan bantuan kemanusiaan bagi para korban. [ab/lt]

XS
SM
MD
LG