Tautan-tautan Akses

Faksi Pemberontak Suriah yang Terjerat Setuju Mengungsi ke Utara


Seorang pria dengan sepedanya di daerah yang hancur di kota Douma yang terkepung, di Ghouta timur, Damaskus, Suriah, 30 Maret 2018.

Satu faksi pemberontak yang terperangkap oleh pasukan pemerintah Suriah dekat ibu kota telah setuju untuk mengungsi ke Suriah utara hari Minggu (1/4) sementara pembicaraan dilanjutkan mengenai pencabutan kepungan terhadap kota Douma, di mana puluhan ribu orang sipil menunggu pertolongan.

Pemerintah Suriah telah mengirim bus-bus ke Douma untuk mengangkut anggota kelompok Faylaq al-Rahman ke provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak, kata laporan kantor berita pemerintah SANA.

Inilah evakuasi pemberontak pertama yang terorganisasi dari Douma, yang telah bertahan terhadap pasukan pemerintah selama 7 tahun perang. Kota itu adalah salah satu pusat pergolakan Arab Spring melawan pemerintahan Presiden Bashar Assad tahun 2011, yang mendatangkan serangan brutal dari pasukan kemanan, dan menimbulkan perang saudara.

Kira-kira 1.300 pemberontak, aktivis, dan sipil telah mendaftar untuk mengungsi dari kota itu, menurut pemantau hak asasi Suriah yang berbasis di Inggris.

Anggota Faylaq al-Rahman tidak mempunyai kehadiran besar di Douma, daerah Ghouta timur dekat Damaskus. Mereka sebenarnya didorong masuk ke kota itu oleh serangan pasukan pemerintah baru-baru ini yang mematahkan garis pertahanan pemberontak dan membagi Ghouta timur menjadi tiga bagian, kata aktivis media setempat Ahmad Khansour.

Anggota di Douma tersebut mengikuti rekan-rekan mereka dari Faylan al-Rahman yang terjerat di dua lagi kantong Ghouta, yang dievakuasi ke Suriah utara pekan lalu. Pasukan pemerintah telah memperluas kekuasaan mereka atas daerah-daerah tersebut dalam serangan 5 pekan yang menewaskan paling sedikit 1.600 orang sipil dan puluhan ribu orang lagi mengungsi, menurut pengamat dari Inggris tadi, sebuah kelompok yang terkait dengan kelompok oposisi yang memantau kedua pihak dalam konflik itu. [gp]

XS
SM
MD
LG