Tautan-tautan Akses

Facebook Upayakan Mata Uang Digital Libra


Nilai Bitcoin melonjak dalam delapan hari berturut-turut, setelah Facebook menawarkan mata oang digital (cryptocurrency) sendiri, koin Libra, pada akhir Juni 2020.

Mata uang digital Libra yang diupayakan Facebook ditujukan pada sebuah pasar besar dan berpotensi untuk layanan finansial. Pasar itu adalah negara-negara berkembang, dimana milyaran penduduk di India dan Sub-Sahara Afrika dihadapkan kepada layanan finansial langka dan banyak orang masih belum memanfaatkan akun bank yang tradisional.

Di negara berkembang, puluhan juta orang masih tinggal jauh dari sebuah bank atau pusat transfer uang, atau menggunakan sebuah mata uang yang peka terhadap inflasi dan gejolak pasar. Libra akan mampu mengatasi isu ini dengan menyediakan sebuah mata uang yang universal dan stabil serta mudah ditransfer diantara orang atau bisnis tanpa melibatkan pembentukan sebuah infra-struktur pembayaran. Sistem ini juga bisa dioperasikan dengan biaya lebih rendah.

Dalam decade terakhir, warga dari negara-negara berkembang sudah memanfaatkan ponsel untuk menyimpan uang, mengirim pembayaran berdasarkan pesan teks kepada bisnis atau orang. Langkah ini dipuji secara luas di kalangan penyusun kebijakan dan lembaga nir-laba yang berupaya mengentaskan kemiskinan karena akun bank sulit dibentuk atau terlalu mahal.

Tetapi sistem pembayaran ini acapkali dibatasi oleh jenis operator telepon seluler.

Libra berpotensi mengatasi masalah ini dengan menciptakan sebuah mata uang universal yang bisa digunakan oleh berbagai jejaring ponsel dan lintas perbatasan.

Juga isu biaya, yang oleh Bank Dunia dikutip sebagai isu terbesar dengan sistem finansial di luar pasar negara maju. Kata Facebook, Libra akan melibatkan biaya hampir nol.

Vodaphone, operator telepon seluler berbasis di Eropa, punya kehadiran luas di Afrika dan negara-negara berkembang lainnya. Vodaphone menilai Libra akan memberdayakan pelanggannya mengirim uang lintas perbatasan dengan biaya jauh lebih murah.

Vodaphone dan lembaga nir-laba yang memanfaatkan Libra seperti Mercy Corp dan Women’s World Banking mengatakan, mereka bergabung guna menjamin mereka tidak ketinggalan kalau Libra nanti berkembang sebagai metode pembayaran yang dipakai secara luas. [jm]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG